Organisasi Muslim AS Bantu Renovasi 8 Gereja Kulit Hitam yang Dibakar

Kompas.com - 09/07/2015, 17:36 WIB
Gereja Mount Zion AME di Greeleyville, Carolina Selatan adalah salah satu gereja warga kulit hitam AS yang menjadi korban pembakaran. AP PhotoGereja Mount Zion AME di Greeleyville, Carolina Selatan adalah salah satu gereja warga kulit hitam AS yang menjadi korban pembakaran.
EditorErvan Hardoko
NEW YORK, KOMPAS.com - Tiga organisasi umat Muslim di AS bekerja sama menggalang dana untuk membantu pembangunan kembali sejumlah gereja warga kulit hitam di beberapa daerah AS yang rusak karena terbakar dalam beberapa pekan terakhir.

Inisiatif ini dimulai pada 2 Juli lalu dan dilatarbelakangi terbakarnya delapan gereja warga kulit hitam pasca-serangan di Gereja Methodis Episkopal Afrika di Charleston, Carolina Selatan yang menewaskan 9 orang.

Tiga organisasi Muslim itu -Ummah Wide, Kolaborasi Muslim Anti-Rasialisme dan Asosiasi Arab Amerika New York- mentargetkan dana sebesar 30.000 dolar atau hampir Rp 400 juta di akhir Ramadhan.

"Serangan terhadap gereja-gereja warga kulit hitam ini adalah sebuah bentuk intimidasi tertua di (Amerika Serikat) selatan, yang dulu digunakan untuk menyebarkan ketakutan di antara warga kulit hitam," demikian pernyataan ketiga organisasi itu lewat situs resmi mereka.

"Sebagai umat Muslim, kami paham pentingnya melindungi orang-orang yang lemah dan menghormati mereka yang memanggil Tuhan dalam bahasa apapun. Kami undang Anda untuk membantu komunitas keagamaan di seluruh negeri dan membantu membangun gereja-gereja tersebut," lanjut pernyataan itu.

Kampanye "Merespon dengan Cinta" ini hingga kabar ini diturunkan sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar 29.963 dolar AS atau sekitar Rp 386 juta yang berasal dari sumbangan sekitar 600 orang.

Menurut Huffington Post, pembakaran gereja bukan hal aneh di beberapa wilayah AS. Diperkirakan sekitar lima gereja dibakar setiap pekan di seluruh wilayah AS. Khusus delapan gereja yang terbakar ini, polisi sudah menyatakan tiga gereja memang sengaja dibakar dan sisanya masih dalam penyelidikan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.