Kompetisi Melamun Digelar di Beijing

Kompas.com - 09/07/2015, 12:41 WIB
Juara kontes tahun ini ialah seorang pemuda yang baru lulus universitas, Xin Shiyu. BBCJuara kontes tahun ini ialah seorang pemuda yang baru lulus universitas, Xin Shiyu.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Sebuah kompetisi yang mengharuskan para pesertanya melamun diselenggarakan di tengah Kota Beijing, China.

Bertajuk Kompetisi Melamun Internasional, ajang tersebut diikuti 80 peserta di ruas jalan Beijing yang dipenuhi toko dan pusat perbelanjaan.

Tantangannya sederhana. Para peserta kontes harus duduk diam, tanpa banyak gerak, selama dua jam. Mendengarkan musik dan mengutak-atik telepon seluler pun dilarang, sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.

Untuk mengawasi peserta, dewan juri tidak hanya mengamati gerakan mereka secara saksama. Denyut jantung mereka pun diamati melalui peranti khusus.

Juara kontes tahun ini ialah seorang pemuda yang baru lulus universitas, Xin Shiyu. Kepada Xinhua, dia mengaku menggemari ritme hidup yang lambat.

Para peserta lainnya juga senang dengan kompetisi itu. Walau tidak menang, mereka menggunakan kesempatan tersebut untuk menenangkan diri.

“Saya bisa melamun, dapat duduk diam dan berpikir selama dua jam. Saya kira ini adalah hal yang penting,” ujar salah seorang peserta kepada Beijing TV.

Wang Chenbo, selaku penyelenggara acara kejuaraan itu, mengatakan melamun ialah suatu kemewahan di dunia saat ini.

“Ritme kehidupan semua orang sangat cepat setiap hari. Mereka bekerja amat keras. Jadi, saya pikir, dari sudut pandang pribadi modern, menemukan kesempatan untuk melamun tidak mudah,” ujar Wang.

Kompetisi Melamun Internasional pertama kali diadakan di ibu kota Korea Selatan, Seoul, pada 2014. Sejak saat itu, kejuaraan tersebut ditekadkan berlangsung setiap tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X