Kompas.com - 01/07/2015, 22:52 WIB
Polisi Kuwait memeriksa kerusakan yang ditimbulkan bom bunuh diri yang meledak di sebuah masjid Syiah di Kuwait City, Jumat (26/6/2015). YASSER AL-ZAYYAT / AFPPolisi Kuwait memeriksa kerusakan yang ditimbulkan bom bunuh diri yang meledak di sebuah masjid Syiah di Kuwait City, Jumat (26/6/2015).
EditorErvan Hardoko
KUWAIT CITY, KOMPAS.com - Aparat keamanan Kuwait menangkap dua orang polisi dalam pengejaran anggota komplotan di belakang aksi bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah pekan lalu. Demikian sejumlah surat kabar setempat mengabarkan, Rabu (1/7/2015).

Selain menangkap kedua polisi itu, aparat keamanan Kuwait juga menemukan sejumlah senjata api, amunisi, peta dan sejumlah slogan dukungan untuk Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Semua benda itu ditemukan saat aparat keamanan menggerebek kediaman seorang mahasiswa dan seorang tersangka yang diduga menerima persenjataan itu dari para polisi. Demikian dikabarkan harian Al-Rai.

Sejak operasi penyelidikan aksi bom bunuh diri itu, kepolisian Kuwait sudah menahan 90 orang, meski Kementerian Dalam Negeri Kuwait belum memberikan komentarnya.

Sebelumnya, 10 orang tersangka antara lain warga Arab Saudi, Kuwait dan beberapa pendatang ilegal sudah diserahkan kepada kejaksaan untuk dituntut. Sebuah langkah yang mengindikasikan bahwa sebuah penyidikan kasus kriminal sudah dibuka.

Di antara ke-10 orang tersangka itu lima orang merupakan tersangka utama yang dituduh membantu pelaku bom bunuh diri yang berasal dari Arab Saudi.

Sejumlah pejabat Kuwait mengatakan, aksi bom bunuh diri itu dilakukan untuk memicu ketegangan sektarian di negeri yang mayoritas penduduknya memeluk Islam Sunni, namun umat Syiah Kuwait secara tradisional tetap bisa hidup dengan damai.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.