Pangeran Saudi Sediakan Rp 427 Triliun untuk Kegiatan Amal

Kompas.com - 01/07/2015, 18:45 WIB
Pangeran Alwaleed Bin Talal arabian businessPangeran Alwaleed Bin Talal
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi, Rabu (1/7/2015), menjanjikan donasi sebesar 32 miliar dollar AS atau sekitar Rp 427 triliun untuk berbagai kegiatan amal selama beberapa tahun ke depan.

Dalam pernyataan resminya, Pangeran Alwaleed mengatakan, donasi ini diharapkan bisa membantu untuk membangun jembatan antar-kebudayaan, membangun komunitas, memberdayakan perempuan, meningkatkan keterampilan pemuda, menyediakan program tanggap bencana yang baik, serta menciptakan sebuah dunia yang lebih toleran.

"Donasi ini akan dialokasikan berdasarkan pada rencana yang sudah disusun untuk beberapa tahun ke depan. Namun, tidak ada tenggat waktu atau jadwal tertentu terkait penggunaan donasi," kata Alwaleed.

Pangeran Alwaleed menambahkan, dia akan mengetuai dewan perwalian yang akan mengurus penggunaan uang itu. Dia menegaskan, donasi itu akan tetap dapat digunakan untuk proyek-proyek kemanusiaan, bahkan setelah dia meninggal dunia.

Dalam sebuah jumpa pers, Pangeran Alwaleed mengatakan, langkahnya itu diilhami Yayasan Bill dan Melinda Gates serta berbagai dana kemanusiaan lain di Amerika Serikat.

"Ini (donasi) sama sekali terpisah dari kepemilkan saya di Kingdom Holding," ujar Alwaleed kepada sejumlah wartawan di kantornya di Riyadh.

Selain menanamkan investasi di bidang media, Kingdom Holding juga memiliki saham di berbagai jenis usaha di seluruh dunia, mulai dari Disneyland Eropa, jaringan hotel Four Seasons, hingga Citigroup.

Pangeran Alwaleed adalah anggota Kerajaan Arab Saudi dan merupakan keponakan almarhum Raja Abdullah yang meninggal dunia pada Januari lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X