Kompas.com - 30/06/2015, 21:27 WIB
Sejumlah petugas kepolisian Perancis menggiring Yassin Salhi (kepala tertutup), tersangka pemenggalan dan percobaan peledakan sebuah perusahaan gas di dekat kota Lyon pada Jumat (26/6/2015). PHILIPPE DESMAZES / AFPSejumlah petugas kepolisian Perancis menggiring Yassin Salhi (kepala tertutup), tersangka pemenggalan dan percobaan peledakan sebuah perusahaan gas di dekat kota Lyon pada Jumat (26/6/2015).
EditorErvan Hardoko
PARIS, KOMPAS.com - Tim penyidik kepolisian Perancis mengungkap hubungan antara Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dengan tersangka pemenggalan di sebuah perusahaan gas di wilayah timur negeri itu. Demikian seorang jaksa menjelaskan, Selasa (30/6/2015).

Tersangka pemenggalan, Yassin Salhi (35), sebelumnya mengatakan aksinya murni berlatar belakang masalah pribadi karena pernah ditegur setelah melakukan kesalahan dalam pekerjaan.

Namun, jaksa Francois Mollins mengatakan tindakan Yassin dilatarbelakangi masalah yang jauh lebih besar ketimbang sengketa di tempat kerja.

Mollins mengatakan, dengan bersenjatakan parang dan pistol, Yassin kemudian membuat atasannya masuk ke dalam minibus yang dibawanya. Di dalam mobil itu, Yassin memukul atasannya hingga pingsan sebelum kemudian mencekiknya.

Lalu sekitar 500 meter sebelum dia tiba di perusahaan gas itu, Yassin memenggal atasannya. Dia lalu mengambil selfie dirinya memegang kepala bosnya yang sudah terpenggal lalu mengirimkan foto itu ke temannya di Suriah.

Satu foto yang dikirimnya adalah foto selfie sedangkan beberapa foto lainnya termasuk foto kepala sang atasan yang sudah terpenggal "ditempelkan" lagi ke tubuhnya.

Kemudian Yassin, sopir truk dengan latar belakang radikal pada 2003, menabrakkan mobilnya ke sebuah tempat penyimpanan tabung-tabung gas yang mudah meledak.

Dalam pemeriksaan telepon milik Yassin, diketahui sang kawan bernama Sebastien Younes mengatakan dia sudah menyampaikan foto-foto kiriman Yassin kepada seorang petinggi ISIS. Younes sendiri sudah berada di Suriah sejak November tahun lalu.

"Yassin Salhi memenggal korbannya sebelum menggantung kepala korbannya di pagar perusahaan sebagai upaya untuk memberikan publisitas maksimum atas aksinya. Itulah pengakuannya dalam pemeriksaan," ujar Mollins.

"Aksinya merupakan cara-cara khas propaganda ISIS yang menyerukan serangan teror di Perancis dan secara khusus memenggal kepala orang kafir," tambah Mollins.

Yassin ditangkap pasukan pemadam kebakaran di salah satu gudang Air Products, nama perusahaan gas itu. Menurut Mollins, saat ditangkap Salhi sempat mengaku tak ingat apakah dia telah melakukan pemenggalan atau mengirimkan sejumlah foto.

Mollins menambahkan, dia sudah mengajukan dakwaan tindak pidana terorisme untuk Yassin dan membuka investigasi kasus terorisme termasuk kaitan antara Yassin dan Younes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.