Petani Thailand Arak Boneka Doraemon dalam Ritual Memanggil Hujan

Kompas.com - 29/06/2015, 17:15 WIB
Doraemon Bangkok Post Doraemon
|
EditorErvan Hardoko
BANGKOK, KOMPAS.com — Di berbagai belahan dunia, terdapat banyak cara yang digunakan warga untuk menggelar ritual memanggil hujan. Ritual semacam ini biasanya melibatkan para dukun atau pawang hujan.

Namun, warga Wang Luang, Thailand, memiliki cara lain dan terbilang unik untuk memanggil hujan. Alih-alih menggunakan jasa dukun atau pawang hujan, para petani di wilayah ini justru menggunakan boneka Doraemon untuk memanggil hujan. Demikian dilaporkan harian The Bangkok Post, Senin (29/6/2015).

Menyusul kemarau panjang yang melanda distrik ini, ritual meminta hujan akhirnya digelar. Rattakarn Jantanu, Kepala Distrik Wang Luang, menyatakan, penduduk desa sepakat untuk melaksanakan ritual tradisional ini.

Namun, Jantanu menambahkan, jika mereka menggunakan kucing hitam, muncul kekhawatiran akan muncul kritikan bahwa telah terjadi penganiayaan hewan. Akhirnya, setelah tidak dapat menemukan boneka kucing yang layak, Doraemon, yang merupakan karakter robot kucing populer dalam film animasi Jepang, menjadi pilihan.

Warga kemudian meletakkan boneka Doraemon di dalam sebuah kandang yang terbuat dari kayu. Di dinding kandang sebelah luar, gambar robot kucing itu kemudian ditempelkan. Selanjutnya, warga desa kemudian mengarak Doraemon untuk mengelilingi desa sambil berdoa meminta hujan.

Sayangnya, prosesi mengarak Doraemon ternyata belum berhasil mendatangkan hujan yang diharapkan. "Walaupun ritual belum berhasil, warga tetap bahagia dan mereka merasa lebih nyaman," tutur Jantanu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X