Kompas.com - 26/06/2015, 18:41 WIB
EditorErvan Hardoko
BRUSSELS, KOMPAS.com — Presiden Perancis Francois Hollande, Jumat (26/6/2015), mengatakan bahwa serangan anggota kelompok militan Islam ke sebuah pabrik gas dengan memajang kepala yang terpenggal di pagar pabrik adalah sebuah serangan teroris.

"Serangan ini dilakukan dalam sebuah mobil yang dikemudikan satu orang, kemungkinan dia didampingi seorang lainnya. Mobil dengan kecepatan tinggi menabrak pabrik yang juga memproduksi tabung-tabung gas," kata Hollande di hadapan para wartawan di Brussels.

"Tujuan penyerang tak diragukan lagi adalah menyebabkan sebuah ledakan. Ini adalah serangan teroris," ujar Hollande.

Sebelumnya, Presiden Perancis Francois Hollande harus meninggalkan sebuah KTT Uni Eropa di Brussels, Belgia, lebih cepat setelah seorang terduga anggota kelompok militan Islam menyerang sebuah pabrik gas di wilayah timur Perancis.

"Dia (Hollande) akan kembali siang ini dan terus berkomunikasi dengan menteri dalam negeri serta aparat keamanan," kata sejumlah pejabat Perancis.

Pejabat itu menambahkan, Hollande akan memberikan keterangan pers di Brussels sebelum pukul 11.00 GMT atau sekitar pukul 18.00 WIB. "Presiden melihat foto-foto pertama serangan itu lewat saluran televisi berita 24 bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, yang juga terlihat sangat terkejut," tambah pejabat itu.

Aksi pembunuhan itu muncul enam bulan dari serangan kelompok militan yang menewaskan 17 orang di Paris pada Januari lalu. Saat itu serangan dimulai di kantor majalah satire Charlie Hebdo, lalu menyebar hingga ke restoran makanan Yahudi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.