Kompas.com - 25/06/2015, 16:42 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com - Pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Kamis (25/6/2015), memasuki kembali medan pertempuran di kota Kobani, Suriah. Mereka meledakkan bom bunuh diri dan memerangi pasukan Kurdi di kota perbatasan tersebut.

"ISIS meledakkan bom bunuh diri di kawasan dekat pintu perbatasan dengan Turki, menewaskan sedikitnya lima orang," kata Direktur Lembaga Pemantau HAM Irak, Rami Abdel Rahman.

"Pertempuran sengit terjadi di pusat kota dan banyak jasad bergelimpangan di jalanan," tambah Rami tanpa menyebut jumlah korban tewas dalam pertempuran itu.

Namun, pemerintah Turki membantah keterangan Rami Abdul Rahman itu. Turki mengatakan ISIS memasuki kembali Kobani tidak dari wilayah negeri itu.

"Berdasarkan informasi yang kami terima ISIS memasuki kembali Kobani dari Jarablus di Suriah," demikian pernyataan pemerintah provinsi Sanliurfa yang berbatasan dengan Suriah.

Sementara itu seorang pejabat tinggi Turki mendukung pernyataan pemerintah provinsi Sanliurfa itu. "Kami memiliki bukti kuat bahwa mereka (ISIS) tak pernah berada atau melintas dari Turki," kata pejabat itu sambil mengatakan sejumlah bukti akan dipublikasikan dalam  waktu dekat.

Namun, Arin Shekhmos, aktivis Kurdi Suriah, bersikukuh bahwa ISIS memasuki Irak dan Suriah melewati pintu perbatasan Mursipitnar, Turki untuk memasuki Kobani.

Shekhmos menambahkan pasukan ISIS itu mengenakan seragam Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) sebagai penyamaran saat memasuki kota perbatasan itu.

Barat mengecam Turki karena dianggap tak berbuat banyak untuk mencegah masuknya para calon anggota ISIS baik ke Irak maupun Suriah melewati perbatasan sepanjang 911 kilometer.

Turki menepis tudingan itu dan balik meneyebut Barat yang dianggat tak memainkan perannya untuk membagi beban khususnya dalam menampung para pengungsi dari Suriah.

Pada Oktober tahun lalu, pasukan Kurdi Suriah dibantu serangan udara koalisi pimpinan AS serta milisi Peshmerga Irak menggagalkan upaya ISIS untuk merebut kota Kobani.

Setelah menguasai Kobani, pasukan Kurdi Suriah terus maju ke wilayah yang diduduki ISIS dan belum lama ini berhasil menguasai kota perbatasan lainnya, Tal Abyad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.