Kompas.com - 23/06/2015, 17:41 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Pasukan milisi Kurdi Suriah mengejar anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mundur dari sebuah basis penting di sebelah utara kota Raqqa, yang dijadikan ibu kota kelompok tersebut.

Unit Perlindungan Rakyat Kurdi, yang dibantu serangan udara AS, sepenuhnya mengendalikan basis militer Liwa 93 pada Senin (26/6/2015). Demikian dikabarkan Lembaga Pemantau HAM Suriah yang berbasis di London.

"Barisan pertahanan ISIS didesak mundur hingga ke gerbang kota Raqqa," kata Rami Abdel Rahman, Direktur Lembaga Pemantau HAM Suriah.

"Pasukan Kurdi juga memasuki pinggiran kota Ayn Issa yang tak jauh dari Liwa 93. Secara militer, dengan direbutkan Liwa 93, kota itu juga sudah dalam genggaman Kurdi," kata Rami.

Basis militer yang direbut pasukan Kurdi itu sangat penting karena berada di posisi yang bisa mengawasi ruas jalan strategis, yang menghubungkan Raqqa dan pos-pos ISIS di Provinsi Aleppo di sebelah barat dan Provinsi Hasakah di sisi timur.

Pangkalan militer Liwa 93 sudah sejak tahun lalu diduduki ISIS sehingga jatuhnya pangkalan ini merupakan pukulan telak kedua bagi ISIS setelah kehilangan kota Tal Abyad.

Tal Abyad selama ini menjadi pintu gerbang para pejuang asing yang ingin masuk ke Suriah dan bergabung dengan ISIS. Selain itu, ISIS mengekspor minyak mentah ke pasar gelap juga lewat kota ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.