Kompas.com - 21/06/2015, 09:09 WIB
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com — Pemerintah Irak, Sabtu (20/6/2015), menyebut rencana Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengubah lokasi makam Nabi Yunus di kota Mosul menjadi sebuah taman sebagai sebuah kejahatan terhadap warisan sejarah Irak.

Qais Hussain, wakil menteri kepurbakalaan dan turisme, kepada harian Al-Sumaria News mengatakan, pemerintah memiliki sebuah rencana terhadap situs makam Nabi Yunus itu setelah merebut kembali Mosul dari tangan ISIS.

"Saat ini, terdapat komite yang bekerja untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi pada situs-situs bersejarah," kata Hussain.

Komentar Hussain ini muncul setelah sebuah kabar tersebar bahwa ISIS mulai meratakan kawasan makam Nabi Yunus dan mulai mengubahnya menjadi taman bermain. ISIS bahkan dikabarkan sudah "mengundang" beberapa perusahaan untuk mengerjakan proyek itu.

Lokasi makam itu terletak di wilayah utara Mosul yang dikuasai ISIS sejak Juni tahun lalu. Sejauh ini, pasukan pemerintah yang didukung milisi-milisi bersenjata Syiah belum berhasil merebut kembali kota yang menjadi basis utama ISIS di Irak.

Pekan lalu, seorang petinggi militer mengatakan, operasi untuk merebut kembali Mosul sudah dimulai. Namun, hingga kini, tak muncul kabar resmi terkait hasil operasi militer tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Arabiya
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.