Kompas.com - 19/06/2015, 17:53 WIB
British Airways ReutersBritish Airways
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Seorang penumpang gelap sebuah pesawat milik maskapai penerbangan British Airways tewas akibat jatuh setelah melakukan perjalanan sejauh hampir 13.000 kilometer dari Afrika Selatan.

Pria itu jatuh dari pesawat dan menimpa atap sebuah kantor di kawasan sibuk, Richmond, wilayah barat laut London, tak jauh dari Bandara Internasional Heathrow pada Kamis (18/6/2015) pagi waktu setempat.

Berdasarkan laporan tabloid The Sun, polisi menemukan jasad korban yang berusia antara 25-30 tahun menimpa sebuah kotak instalasi listrik, sementara kakinya menghadap ke udara.

Ternyata, pria itu tak sendirian menjadi penumpang gelap. Seorang kawannya selamat setelah terbang selama 11 jam dari Johannesburg dengan cara bersembunyi di ruang roda pendarat pesawat Boeing 747 itu.

"Kami mendapat panggilan pada sekitar pukul 09.35 pada Kamis karena seseorang menemukan mayat seorang pria. Petugas polisi dan medis kemudian menemukan jasad seorang pria di atap sebuah kantor. Kematian pria itu saat ini masih belum dapat dijelaskan," kata seorang juru bicara Scotland Yard.

Sang juru bicara membenarkan salah seorang penumpang gelap selamat hingga pesawat mendarat di Bandara Heathrow. Namun, pria itu kini dalam kondisi kritis.

"Pria itu diduga berusia antara 25-30 tahun dan kini dirawat di sebuah rumah sakit di London barat dan masih dalam kondisi kritis. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas pria itu," kata sang juru bicara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, juru bicara British Airways menjelaskan, pihaknya kini bekerja sama dengan kepolisian London dan Pemerintah Johannesburg untuk mengungkap fakta di balik kasus yang terbilang langka ini.

Ternyata, kedua pria asal Afrika Selatan itu bukanlah penumpang gelap pesawat terbang yang pertama.

Pada 2012, seorang pria Mozambik tewas terjatuh dari pesawat yang membawanya dari Angola menuju London. Jasad pria ini ditemukan di trotoar di Mortlake, London.

Setahun kemudian, jasad seorang pria ditemukan di dalam sebuah pesawat British Airways tak lama setelah mendarat dari Istanbul, Turki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.