Kompas.com - 16/06/2015, 14:48 WIB
Para prajurit ISIS terlihat tertawa-tawa saat menghalani ribuan warga kota Tal Abyad yang hendak mengungsi ke Turki. Warga kota itu mengungsi untuk menghindari pertempuran yang kemungkinan terjadi setelah pasukan Kurdi mengepung kota itu. AFPPara prajurit ISIS terlihat tertawa-tawa saat menghalani ribuan warga kota Tal Abyad yang hendak mengungsi ke Turki. Warga kota itu mengungsi untuk menghindari pertempuran yang kemungkinan terjadi setelah pasukan Kurdi mengepung kota itu.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Pasukan milisi Kurdi Suriah (YPG) mengklaim telah merebut kota Tal Abyad, yang berada dekat perbatasan dengan Turki, dari tangan Negara Islam Irak dan Suriah pada Senin (15/6/2015).

Direbutnya kota Tal Abyad oleh milisi Kurdi YPG dan sejumlah kelompok pemberontak Suriah berarti kelompok Kurdi secara efektif mengendalikan perbatasan Suriah-Turki sepanjang 400 kilometer yang selama ini menjadi jalur penyelundupan senjata dan bahan bakar serta pintu masuk para pejuang asing ISIS.

Sejauh ini milisi YPG adalah satu-satunya rekan signifikan untuk koalisi pimpinan AS yang menggelar serangan udara terhadap ISIS.

"Kami (YPG) kini menguasai perbatasan dengan Turki dari sisi timur laut hingga ke sisi timur kota Jarabulus yang merupakan pintu perbatasan terakhir yang dikuasai ISIS," ujar juru bicara YPG, Redur Xelil.

Pasukan gabungan pimpinan YPG juga menguasai jalan raya yang menghubungkan Tal Abbyad dengan kota Raqqa yang berjara 80 kilometer sebelah selatan. Dengan menguasai ruas jalan ini, Kurdi memotong jalur pasukan tambahan.

Meski keberhasilan ini telah membawa pasukan KUrdi YPG yang terorganisasi baik itu semakin mendekati basis terkuat ISIS di provinsi Raqqa, namun hal ini juga mengkhawatirkan Turki. Pemerintah Turki khawatir keberhasilan Kurdi ini akan memicu semangat separatisme kelompok minoritas Kurdi di negeri itu.

Pasukan milisi YPG kini memusatkan gerak maju mereka ke provinsi Raqqa setelah memperoleh hasil positif di provinsi Hasaka sejak Mei lalu juga dengan bantuan serangan udara koalisi.

Saat milisi Kurdi menyingkirkan ISIS dari Hasaka, kelompok itu maju di daerah lain di Suriah termasyk kota Palmyra yang direbut dari tangan pasukan Suriah pada pertengahan Mei lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.