Kapal Penjaga Pantai China Terobos Perairan Malaysia

Kompas.com - 09/06/2015, 17:54 WIB
Seorang prajurit Filipina berjaga di pantai Pulau Pagasa di gugusan Kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang disengketakan. RITCHIE B. TONGO / POOL / AFPSeorang prajurit Filipina berjaga di pantai Pulau Pagasa di gugusan Kepulauan Spratly di Laut China Selatan yang disengketakan.
EditorErvan Hardoko
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia akan mengajukan protes diplomatik terkait kapal pasukan penjaga pantai China yang memasuki perairan Malaysia di wilayah sengketa Laut China Selatan tak jauh dari Pulau Kalimantan.

Panglima Angkatan Laut Malaysia Abdul Aziz Jaafar, Selasa (9/6/2015), mengatakan sejak akhir 2014 kapal-kapal China kerap menerobos ke perairan Malaysia dan negeri itu sudah berulang kali melayangkan protes diplomatik kepada Beijing.

"Kami selalu berpatroli di wilayah itu. Kapal-kapal kami terus membuntuti kapal China itu. Ini adalah kasus di mana mereka (China) ingin menjaga kehadiran di kawasan itu namun di saat yang sama kami juga ingin memastikan mereka tak memasuki perairan Malaysia," ujar Abdul Aziz.

"Kami sudah mengirimkan (protes diplomatik). Setiap kali kami mendeteksi mereka, setiap kali kami melihat mereka maka terus ingatkan bahwa mereka sudah memasuki perairan kami," tambah Abdul Aziz.

Insiden ini terjadi di Luconia Shoal, yang terletak tak jauh dari gugusan Kepulauan Spratly, kawasan yang dikenal kaya minyak yang diklaim China, Malaysia, Filipina, Taiwan, Vietnam dan Brunei.

Luconia Shoals hanya berjarak 120 kilometer sebelah barat laut kota minyak Miri di negara bagian Sarawak.

Beijing, yang mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan, telah membangun pulau-pulau buatan seluas 800 hektar di kawasan Spratly, termasuk pulau dengan fasilitas yang biasa digunakan militer.

Pemerintah Filipina dan Amerika Serikat telah mendesak Beijing untuk menghentikan reklamasi di kawasan sengketa itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X