Serunya Pacuan Unta di Australia Utara

Kompas.com - 04/06/2015, 09:14 WIB
Balapan Unta atau Camel Cup digelar di Uluru, Kawasan Australia Utara, Minggu (31/5/2015). YouTubeBalapan Unta atau Camel Cup digelar di Uluru, Kawasan Australia Utara, Minggu (31/5/2015).
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Setiap tahunnya, puluhan unta berpacu dalam balapan yang digelar di Uluru, di negara bagian Kawasan Utara. Balapan ini pun menjadi ajang untuk menggalang dana untuk membantu sejumlah yayasan dan organisasi non-profit.

Dengan keadaan cuaca yang mendung, Balapan Unta atau Camel Cup tetap digelar di Uluru, Kawasan Australia Utara, Minggu (31/05/2015).

Pihak penyelenggara terpaksa melakukan prosedur keselamatan yang lebih cermat untuk memastikan unta-unta tetap bisa berlari dalam keadaan tanah yang basah.

Balapan Unta Uluru adalah acara tahunan yang digelar sejak tahun 2012.


Salah satu tujuan dari balapan unta ini adalah untuk menarik perhatian pengunjung dan turis. Diharapkan mereka dapat merasakan kehidupan di alam bebas Australia, atau istilahnya outback.

Setiap tahunnya, balapan ini pun digelar untuk menggalang dana yang diberikan ke sejumlah yayasan.

Para pengunjung yang hadir berdandan rapi, seperti halnya pada acara balapan kuda yang digelar setiap tahunnya di kota Melbourne.

Sejumlah kegiatan lain, seperti rodeo, lomba busana bagi anak-anak, dan sejumlah suguhan makanan khas wilayah pedesaan Australia turut disajikan.

Menurut Chris Hall, panitia penyelenggara acara, balapan unta berbeda dengan balapan kuda dalam soal teknis.

"Setiap unta memiliki punduk yang berbeda-beda, ada yang panjang, yang kecil, atau yang memiliki ujung yang sedikit runcing, jadi kuncinya adalah pada sadel yang harus dicocokkan dengan punduk masing-masing unta," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X