Kompas.com - 03/06/2015, 15:58 WIB
EditorErvan Hardoko
TEL AVIV, KOMPAS.com - Seorang prajurit Tentara Pertahanan Israel (IDF) dijatuhi hukuman kurungan 11 hari di tahanan militer setelah ketahuan menyantap sandwich berisi daging babi dalam sebuah latihan militer.

Namun, hukuman untuk prajurit yang baru saja beremigrasi dari AS itu dicabut dan diubah menjadi pencabutan cuti akhir pekan setelah seorang reporter menanyakan masalah ini kepada juru bicara IDF.

Pada Selasa (2/6/2015), IDF mencabut hukuman kurungan untuk prajurit itu sekaligus meminta maaf terkait cara mereka menangani masalah tersebut. Prajurit itu mendapatkan sandwich daging babi dari neneknya. Prajurit ini dikabarkan juga menawarkan sandwich itu kepada teman-temannya.

Saat komandan batalion tempat prajurit itu bertugas mengatakan bahwa daging babi itu diharamkan dalam ajaran agama Yahudi. Sang komandan kemudian meminta digelarnya sidang kedisiplinan dan hukuman kurungan bagi si prajurit.

Prajurit yang baru saja berimigrasi dari Boston itu mengatakan kepada atasannya bahwa dia tidak mengetahui larangan makan babi berlaku dalam kemiliteran. Kantor juru bicara IDF menyebut perbuatan sang prajurit tidak pantas dilakukan seorang kadet pelatihan perwira militer. Itulah penyebab prajurit itu disidang.

"Setidaknya, setelah kami menevaluasi masalah tersebut, kami sudah ubah hukuman untuk prajurit itu," ujar juru bicara IDF.

Sekitar 3.000 orang prajurit yang kini bergabung dengan IDF adalah para imigran baru. Sehingga mereka belum terlalu memahami adat istiadat Israel.

Kitab Taurat, yang merupakan kitab suci umat Yahudi, melarang warga Yahudi menyantap sejumlah makanan karena dianggap haram, salah satunya adalah daging babi. Bahkan militer Israel masih menerapkan dapur halal untuk memasak makanan bagi para prajuritnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.