Balas Serangan Roket, Jet Tempur Israel Kembali Serang Gaza

Kompas.com - 27/05/2015, 10:54 WIB
PBB mencatat lebih dari 17.000 rumah di kawasan Jalur Gaza hancur dan rusak akibat serangan Israel sejak 8 Juli lalu. AFPPBB mencatat lebih dari 17.000 rumah di kawasan Jalur Gaza hancur dan rusak akibat serangan Israel sejak 8 Juli lalu.
EditorTri Wahono


GAZA, KOMPAS.com
- Pesawat-pesawat jet tempur milik Israel kembali meluncurkan rudal ke Jalur Gaza, Rabu (27/5/2015) dini hari, sebagai balasan atas penembakan roket dari Gaza ke Israel pada Selasa.

Para pejabat keamanan Israel menyatakan bahwa mereka melakukan empat serangan udara ke kamp-kamp militer Jihad Islam di selatan Jalur Gaza, Rafah, dan Khan Younis. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam serangan tersebut.

"Fakta bahwa wilayah yang dikuasai Hamas menjadi tempat asal serangan ke Isarel tidak bisa diterima dan ditoleransi dan akan menanggung akibatnya," kata Lieutenant Colonel Peter Lerner, juru bicara militer Israel seperti dilansir AFP.

Ini merupakan serangan udara intensif pertama kali yang dilakukan Israel di Jalur Gaza sejak operasi militer pertengahan tahun lalu. Saat itu, operasi darat dan udara selama 50 hari menyebabkan lebih dari 2.145 warga Palestina tewas dan 73 warga Israel yang sebagian besar anggota militer juga tewas.


Serangan roket dari Gaza ke Israel sudah terjadi tiga kali sejak gencatan senjata tahun lalu. Pada September, dua buah bom mortar ditembakkan ke wilayah Israel. Bulan lalu sudah terjadi penembakan roket yang kemudian dibalas serangan tank.

Para pemimpin gerakan Islam Hamas dan Jihad Islam di Jalur Gaza membantah bertanggung jawab atas serangan rudal dari Jalur Gaza ke Israel dan tetap berkomitmen dengan gencatan senjata. Sementara itu, Khader Habib, seorang pemimpin senior Jihad Islam di Gaza, juga membantah melakukan serangan roket.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X