Kompas.com - 26/05/2015, 04:17 WIB
EditorBayu Galih

RABAT, KOMPAS.com - Tiga pemuda divonis tiga tahun penjara oleh pengadilan di sebuah kota di wilayah timur laut Maroko, atas tuduhan homoseksual. Di Maroko, homoseksual dan hubungan seks di luar pernikahan memang dianggap sebuah pelanggaran hukum.

Hassan Ammari dari Asosiasi Hak Asasi Manusia Maroko mengatakan, vonis itu dijatuhkan Jumat pekan lalu oleh pengadilan di kota Taourirt.

Dilansir dari AFP, Selasa (26/5/2015), dua laki-laki "tertangkap basah saat sedang intim" di bengkel. Pelaku memang seorang mekanik berusia 40an tahun, sedangkan pasangan laki-lakinya itu berusia 20an.

Saat ditahan, keduanya mengaku diperkenalkan oleh seorang teman. Polisi pun kemudian menahan orang ketiga yang mengenalkan keduanya itu, yang juga dituduh pernah terlibat hubungan seks sejenis dengan salah satu pelaku yang ditahan itu.

Hingga saat ini Pemerintah Maroko menolak memberikan tanggapan atas kasus ini.

Artikel 489 dalam Hukum Pidana Maroko memang menyebutkan bahwa "perilaku menyimpang dengan orang yang memiliki jenis kelamin yang sama" akan dihukum penjara hingga tiga tahun.

Pada Maret silam, organisasi Human Rights Watch memprotes Maroko yang dianggap melakukan kriminalisasi atas tuduhan homoseksualitas. "Itu merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia internasional," demikian pernyataan HRW.

HRW mengutip Artikel 24 di Konstitusi Maroko Tahun 2011 yang menyebut, "semua orang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan terkait kehidupan pribadi masing-masing".

"Hak ini, tidak ada dalam konstitusi sebelumnya, harus mengarah pada dihapusnya kriminalisasi terhadap hubungan seks konsensual sesama jenis," demikian pernyataan HRW.

Masyarakat Maroko sendiri diketahui tidak mengenal toleransi terhadap homoseksualitas. Dalam survei yang dilakukan majalah mingguan TelQuel pada November 2014, delapan dari 10 orang Maroko diketahui menentang homoseksualitas. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.