Polisi AS Amankan Benda Diduga Bom di Dekat Gedung Capitol

Kompas.com - 25/05/2015, 12:20 WIB
Gedung Capitol AS, tempat kongres bersidang. CHIP SOMODEVILLA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPGedung Capitol AS, tempat kongres bersidang.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tim penjinak bahan peledak berhasil menghancurkan sebuah pressure cooker atau panci bertekanan tinggi yang ditemukan dalam sebuah kendaraan yang "mencurigakan", Minggu (24/5/2015).

Letnan Kimberly A Schneider, kepada Associated Press, mengatakan polisi yang bertugas di gedung Capitol menemukan mobil tanpa pemilik itu di sebuah jalan di sebelah barat gedung Capitol (gedung kongres) pada pukul 17.00 waktu setempat.

"Tim kami kemudian menemukan sebuah panci bertekanan tinggi (panci presto) dan bau uap bensin. Tim penjinak bom kemudian dipanggil karena ada yang mencurigakan dalam mobil tersebut," ujar Schneider.

Dia menambahkan tim penjinak bahan peledak kemudian menganhancurkan beberapa benda mencurigakan di dalam mobil itu termasuk panci bertekanan tinggi itu pada sekitar pukul 17.45 setelah menutup sementara kawasan tersebut.

Namun, Schneider tak menyebutkan benda-benda lain yang dihancurkan bersamaan dengan panci bertekanan tinggi itu. Dia hanya mengatakan penghancuran sejumlah benda itu menghasilkan suara ledakan yang cukup keras.

Schneider melanjutkan, setelah meledakkan sejumlah benda itu, polisi kemudian memeriksa lagi kendaraan tersebut dengan teliti. Polisi menghentikan pemeriksaan pada sekitar pukul 20.20 dan tak menemukan benda-benda berbahaya.

Polisi kemudian menemukan sang pemilik mobil yang diidentifikasi bernama Israel Shimeles dari kota Alexandria, Virginia tak jauh dari Washington DC. Shimeles kemudian ditahan dan diperiksa di kantor kepolisian.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X