Kompas.com - 21/05/2015, 15:55 WIB
Buku Rothschild Prayer Book dicetak pada 1505 atas permintaan keluarga Kerajaan Belanda. Saat ini buku tersebut dihargai Rp 15,5 miliar. ABC AustraliaBuku Rothschild Prayer Book dicetak pada 1505 atas permintaan keluarga Kerajaan Belanda. Saat ini buku tersebut dihargai Rp 15,5 miliar.
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com — Salah satu buku termahal di dunia akan dipamerkan untuk pertama kalinya di bumi belahan selatan mulai Jumat (22/5/2015) di Perpustakaan Nasional Australia di Canberra hingga 9 Agustus mendatang.

Buku doa Rothschild Prayer Book berharga 15,5 juta dollar atau sekitar Rp 15,5 miliar. Buku ini dicetak pada 1505 atas permintaan anggota keluarga Kerajaan Belanda.

Semula buku ini tidak diketahui keberadaannya selama 300 tahun sebelum kemudian dibeli keluarga pemilik bank terkenal Rothschild.

Namun, pada 1938, buku ini dilaporkan dijarah Nazi Jerman, dan disembunyikan di sebuah pertambangan garam di Austria selama 50 tahun.

Buku dalam bahasa Latin ini berisi berbagai gambar mengenai kehidupan sehari-hari, pemandangan, gambar santa, dan yang lainnya.

Buku yang menggambarkan karya seni dari zaman Renaissance ini dibeli dalam lelang tahun lalu di New York oleh pengusaha Australia, Kerry Stokes.

Kurator ekshibisi Susannah Helman mengatakan bahwa buku ini adalah salah satu manuskrip paling indah di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagus sekali, bukunya bersinar di tiap halaman. Yang jelas ini dipesan oleh seseorang yang sangat kaya, seseorang yang memiliki selera seni yang tinggi," kata Susannah.

Ditulis dalam bahasa Latin, manuskrip ini dibuat di Bruges dan Ghent, Belgia. Namun, menurut Susannah, tidak jelas siapa yang memiliki manuskrip ini pada awalnya.

"Kami tidak mengetahui banyak sejarah awal dan siapa yang memesan buku tersebut untuk dibuat," katanya.

"Namun, yang kami ketahui bahwa buku ini muncul dalam katalog pada tahun 1872 sebagai milik Baron Anselm Rothschild, yang menjadi pendiri cabang bank Rothschild di Austria," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.