Kompas.com - 20/05/2015, 19:49 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan peluncuran sebuah misil balistik dari kapal selam di perairan dekat Sinpo, di timur laut negeri itu. Militer AS mengklaim foto ini adalah foto palsu yang direkayasa demi kepentingan propaganda.


EPA/TelegraphPemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan peluncuran sebuah misil balistik dari kapal selam di perairan dekat Sinpo, di timur laut negeri itu. Militer AS mengklaim foto ini adalah foto palsu yang direkayasa demi kepentingan propaganda.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Militer AS mengatakan, foto yang menampilkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyaksikan peluncuran peluru kendali dari sebuah kapal selam adalah foto palsu.

Korea Utara mengagetkan dunia internasional setelah mengklaim sukses melakukan uji coba misil balistik baru yang bisa ditembakkan dari sebuah kapal selam.

Namun, sejumlah pakar di AS meyakini bahwa foto yang dipublikasikan itu telah dimanipulasi, dan Korea Utara masih butuh waktu sangat lama untuk bisa mengembangkan teknologi militer yang canggih seperti itu.

Kesimpulan itu disampaikan Laksamana James Winnefeld dalam sebuah acara di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) di Washington DC, Selasa (19/5/2015).

Analisis yang dibuat pakar teknologi angkasa luar Jerman, Markus Schiller dan Robert Schmucker, dari Schmucker Technologie, tampaknya mendukung pernyataan Laksamana Winnefeld.

Kedua pakar itu mengatakan, foto yang menampilkan Kim Jong Un tengah menyaksikan peluncuran misil balistik dari kapal selam itu telah dimodifikasi habis-habisan, termasuk refleksi bayangan pancaran api dari misil itu. Setelah diteliti, bayangan dari pancaran api roket itu tidak sesuai dengan arah terbang misil tersebut.

Markus dan Robert sepakat dengan analisis pakar yang diunggah ke situs 38north.org dan armscontrolwonk.com bahwa misil itu diluncurkan dari sebuah tongkang yang dirancang khusus, dan bukan dari kapal selam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, analisis para pakar dan militer AS justru tak didukung negara sekutu AS, yaitu Korea Selatan, yang tetap yakin bahwa foto tersebut tidak direkayasa.

"Kami belum mengubah posisi kami yang meyakini bahwa misil Korea Utara itu ditembakkan dari sebuah kapal selam, dan terbang 150 meter ke udara," ujar seorang petinggi militer Korea Selatan.

Para pejabat Korea Selatan juga meyakini, negeri tetangga mereka itu sudah memiliki misil darat ke udara dalam jumlah yang signifikan. Korea Utara juga diyakini tengah berupaya membuat hulu ledak mini agar bisa dimuat ke misil yang tengah dikembangkan negeri itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.