Kepolisian Irlandia Gagalkan Rencana Pembunuhan Pangeran Charles

Kompas.com - 14/05/2015, 12:55 WIB
Pangeran Charles dan Camilla Parker-Bowles, terlihat menuruni tangga pesawat saat tiba di Kochi, India, Senin (11/11/2013). Pangeran Charles dan Camilla Parker-Bowles, terlihat menuruni tangga pesawat saat tiba di Kochi, India, Senin (11/11/2013).
EditorErvan Hardoko
DUBLIN, KOMPAS.com — Kepolisian Republik Irlandia, Rabu (13/5/2015) malam, mengatakan berhasil menggagalkan rencana pembunuhan Pangeran Charles dan istrinya, Camilla Parker-Bowles.

Kepolisian Irlandia berhasil menemukan dan menyita sejumlah bom dan senjata api di sebuah tempat, hanya beberapa kilometer dari lokasi kunjungan Pangeran Charles yang dijadwalkan pada 19 Mei mendatang.

Selain menyita bahan peledak dan senjata api, kepolisian juga menahan enam tersangka dalam sebuah operasi yang digelar di berbagai lokasi di Irlandia itu.

Dua tersangka ditangkap di kota Glenfarne yang berwaktu tempuh kurang dari satu jam dari Mullaghmore, tempat Pangeran Charles akan memberi penghormatan kepada paman buyutnya, Lord Mountbatten, yang tewas dibunuh di tempat itu pada 1979.

Kedua tersangka yang berusia 20-an itu ditangkap dengan barang bukti berupa bom rakitan dan sebuah pistol. Sementara itu, tersangka lainnya berusia antara 21 tahun dan 62 tahun. Semua tersangka diyakini memiliki hubungan dengan kelompok separatis Continuity atau Tentara Pembebasan Irlandia (IRA).

Bom-bom rakitan dan sejumlah senjata api lainnya ditemukan di Louth, Wexford, dan Dublin. Polisi melakukan operasi pencarian di lebih dari 20 lokasi di seluruh Irlandia. Seorang sumber menjelaskan kepada harian Irish Mirror bahwa semua target sudah diawasi selama beberapa bulan terakhir.

"Polisi sudah memantau beberapa orang selama beberapa bulan terakhir. Keamanan pun ditingkatkan setelah keluarga Kerajaan Inggris dipastikan akan berkunjung," ujar sumber itu.

"Kami tak ingin hal buruk terjadi. Kami menemukan dua bom rakitan di dalam sebuah mobil dan sepucuk pistol. Benda-benda yang sama ditemukan juga di Wexford. Kini pasukan penjinak bom sedang melakukan pekerjaan mereka," tambah sumber itu.



Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X