Kompas.com - 13/05/2015, 17:18 WIB
Dalam foto yang diambil dari tayangan di stasiun televisi KYW-TV CBSPhilly ini, terlihat gerbong kereta api Amtrak yang terguling di Philadelphia pada Selasa (12/5/2015) malam di Philadelphia, AS. Kecelakaan ini mengakibatkan 5 orang tewas dan 50 orang lainnya terluka. KYW-TV CBSPhilly / AFP Dalam foto yang diambil dari tayangan di stasiun televisi KYW-TV CBSPhilly ini, terlihat gerbong kereta api Amtrak yang terguling di Philadelphia pada Selasa (12/5/2015) malam di Philadelphia, AS. Kecelakaan ini mengakibatkan 5 orang tewas dan 50 orang lainnya terluka.
EditorErvan Hardoko

PHILADELPHIA, KOMPAS.com — Lima orang tewas dan setidaknya 50 orang lainnya terluka ketika sebuah kereta penumpang komuter tergelincir di kota Philadelphia, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat.

Dalam insiden itu, 10 gerbong kereta api Amtrak yang digunakan dalam perjalanan dari Washington ke New York keluar dari jalurnya. Situs berita NBC10.com mengabarkan, lebih dari 240 penumpang berada di kereta bernomor Train 188 itu. Penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui.

Para petugas unit gawat darurat dan pemadam kebakaran berada di tempat kejadian mencari penumpang yang mungkin terjebak dalam reruntuhan. Wali Kota Philadelphia, Michael Nutter, membenarkan setidaknya lima orang tewas.

"Pemandangannya sungguh mengerikan. Tak pernah saya melihat yang seperti ini dalam hidup saya," ujar Nutter kepada wartawan.

Nutter menambahkan, akibat kecelakaan tersebut, lokomotif kereta api sepenuhnya terpisah dari gerbong lain.

Nutter menambahkan, dari data yang diterimanya, 243 penumpang berada dalam kereta saat kecelakaan.

Seorang petugas pemadam kebakaran yang dikutip media mengatakan, setidaknya 50 penumpang dibawa ke rumah sakit karena terluka, enam di antaranya luka parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah gambar di televisi menunjukkan, para penumpang yang terluka diangkut menggunakan tandu, dan petugas pemadam kebakaran masih mencari para penumpang yang terperangkap dalam reruntuhan.

Patrick Murphy, mantan anggota Kongres Amerika Serikat, mengatakan lewat akun Twitter-nya bahwa dia berada di dalam kereta itu saat kecelakaan terjadi. "Saya berada dalam @Amtrak sewaktu tabrakan. Saya baik-baik saja, dan sedang menolong yang lainnya. Berdoalah untuk mereka yang terluka," tulisnya.

Karyawan Associated Press, Paul Cheung, mengatakan bahwa dia beruntung berada di bagian belakang kereta tersebut, sementara bagian depan kereta "terlihat sangat parah". Cheung menambahkan, ia melihat beberapa orang terluka parah.

Polisi menutup lokasi kecelakaan dan meminta warga untuk menjauhi lokasi kecelakaan agar tim penyelamat leluasa saat merawat para penumpang yang terluka. Adapun Amtrak adalah layanan kereta api nasional yang mengangkut puluhan juta orang setiap tahunnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.