Pemberontak Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Koalisi

Kompas.com - 11/05/2015, 17:43 WIB
Jet tempur angkatan bersenjata Uni Emirat Arab, 1 April 2015, lepas landas dari sebuah pangkalan angkatan udara sebelum serangan terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman, sebagai bagian operasi yang dipimpin oleh koalisi Saudi. AFP PHOTO / HO / WAMJet tempur angkatan bersenjata Uni Emirat Arab, 1 April 2015, lepas landas dari sebuah pangkalan angkatan udara sebelum serangan terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman, sebagai bagian operasi yang dipimpin oleh koalisi Saudi.
EditorErvan Hardoko
SANA'A, KOMPAS.com — Pemberontak Houthi, Senin (11/5/2015), mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur koalisi pimpinan Arab Saudi. Pernyataan ini dikeluarkan tak lama setelah Maroko mengatakan bahwa salah satu jet tempurnya hilang dalam sebuah misi.

"Pertahanan udara kami menembak jatuh sebuah pesawat tempur di Wadi Nushur, Saada," demikian dikabarkan stasiun televisi Houthi Al-Masirah.

Saada adalah salah satu basis terkuat Houthi di wilayah utara Yaman. Dalam laporannya, Al-Masirah menampilkan gambar anggota pemberontak Houthi bersorak-sorai di sekitar puing-puing sebuah pesawat terbang.

Sebelumnya, Maroko mengatakan, salah satu pesawat tempurnya yang bergabung dalam koalisi pimpinan Arab Saudi hilang bersama pilotnya dalam sebuah misi.

Kontak dengan jet F-16 dan pilotnya terputus pada Minggu (10/5/2015) pukul 18.00 waktu setempat. Demikian kantor berita MAP mengutip pernyataan angkatan bersenjata Maroko.

"Pesawat kedua yang terbang dalam formasi itu tak bisa melihat apakah pilot pesawat yang hilang itu sempat melontarkan diri," ujar militer Maroko.

Berdasarkan laporan sejumlah media Maroko, negeri itu mengirimkan satu skuadron F-16 untuk bergabung dalam operasi udara gabungan pimpinan Arab Saudi itu.

Seorang pejabat Arab Saudi mengatakan, saat ini investigasi sedang dilakukan dan difokuskan untuk memastikan lokasi hilangnya pesawat tempur Maroko tersebut.

"Dipastikan pesawat itu hilang di wilayah udara Yaman dan pesawat itu diterbangkan seorang pilot," kata seorang pejabat Saudi yang tak mau disebutkan namanya.

Pesawat F-16 milik Maroko ini adalah pesawat koalisi pertama yang dikabarkan hilang di Yaman dalam operasi serangan udara yang telah digelar selama enam pekan sejak 26 Maret lalu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X