Pemuda Islam Inggris Tidak Tertarik Pemilu

Kompas.com - 06/05/2015, 04:32 WIB
Sejumlah pria berkumpul di dekat Masjid Noorul Islam di Bradford, Inggris tengah. BBC IndonesiaSejumlah pria berkumpul di dekat Masjid Noorul Islam di Bradford, Inggris tengah.
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com - Generasi muda Inggris yang beragama Islam merasa pemilihan umum pada hari Kamis 7 Mei dan berbagai kegiatan politik di negaranya tidak ada kaitannya dengan kehidupan mereka sehari-hari.

"Saya pikir sebagian besar warga Islam tidak tertarik dengan politik. Saya tidak begitu tertarik politik. Sebagian besar teman saya tidak tertarik politik," kata Asad Qureshi penduduk Halifax, West Yorkshire, Inggris tengah.

"Warga Muslim merasa politik tidak berguna untuk mereka. Yang mana dari berbagai masalah ini ada hubungan langsung kepada kami. Mereka merasa pemerintah hampir selalu menentang mereka," tambah pria Islam yang merupakan generasi kedua dari keluarganya yang tinggal di Inggris.

Banyak warga Islam merasa terjadi peningkatan Islamofobia di Inggris sejak sejumlah serangan 9/11 di tahun 2001.

Stigma ini semakin kuat setelah muncul berbagai berita tentang anak muda pria dan perempuan yang melakukan perjalanan dari Inggris ke luar negeri untuk bergabung dalam berbagai konflik.

Sikap ini terjadi sementara muncul peningkatan perhatian politik dan media kepada masyarakat Islam.

"Masalah yang banyak dihadapi warga Islam Ingggris adalah mereka merasa agak tidak terkait dengan Inggris modern, tidak terkait dengan hal yang banyak orang pandang sebagai jati diri Inggris," kata Ahid Miah.

"Sebagian karena cara kami diperlakukan, sebagian karena cara kita melihat diri kita sendiri," tambah Ahid yang juga tinggal di Halifax.

Meskipun demikian para pemimpin politik tetap bekerja keras untuk menyampaikan pesan inti mereka kepada para pemilih, sementara pemilihan umum Inggris 2015 memasuki tahap-tahap akhir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X