Kompas.com - 05/05/2015, 13:20 WIB
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.com — Seorang juru bicara Istana Kensington, Inggris, memastikan pada Senin bahwa Pangeran William dan istrinya, Catherine, Duchess of Cambridge, telah menamai putri mereka dengan nama Charlotte Elizabeth Diana. Putri Charlotte lahir di Rumah Sakit St Mary di pusat kota London, Sabtu (2/5/2015), dengan berat 3,7 kg. Gelar resmi untuknya adalah Her Royal Highness Princess Charlotte of Cambridge (Yang Mulia Putri Charlotte dari Cambridge).

"Anda harus ingat bahwa mereka sedang menamai calon raja atau ratu," kata kontributor kerajaan untuk ABC, Victoria Arbiter, kepada E!, sebelum kelahiran Pangeran George pada tahun 2013. "Jadi, Anda tidak akan melihat sesuatu yang konyol .... Kami akan melihat sesuatu yang tradisional .... Will dan Kate secara alami, sangat tradisional."

Nama Putri Charlotte jelas merujuk ke keluarga dan tradisi.

Charlotte berarti mungil dan feminin. Nama tersebut populer di kalangan Kerajaan Inggris pada abad ke-18. Charlotte, yang merupakan bentuk feminin dari nama Charles, merupakan penghormatan untuk kakek sang bayi perempuan itu, Charles, Prince of Wales. Adapun Elizabeth merupakan nama tengah yang pas, saat nenek buyutnya yang kini berusia 89 tahun, Ratu Elizabeth II, akan menyusul Ratu Victoria sebagai pemegang kekuasaan terlama dalam sejarah Inggris pada tahun ini. Ratu Victoria menjadi ratu selama 63 tahun, 7 bulan, dan 2 hari.

Nama tengah kedua pada bayi itu, Diana, merupakan penghormatan bagi ibu William, yang meninggal dalam kecelakaan mobil saat William berusia 15 tahun. Para spekulan nama bayi itu tidak terkejut dengan nama tersebut karena William sering mengenang ibunya. Cincin pertunangan untuk Kate merupakan cincin Diana dari pernikahannya dengan Charles.

Nama-nama itu juga menghormati keluarga Middleton. Nama tengah Catherine adalah Elizabeth, dan nama tengah adiknya, Pippa, adalah Charlotte.

Ada sejarah panjang penggunaan nama Charlotte di Kerajaan Inggris. Ratu Charlotte merupakan istri Raja George III, yang memerintah pada tahun 1760-1820. Dia merupakan ibu dari 15 anak dan pelindung besar seni. Ada juga beberapa putri bernama Charlotte lainnya dalam sejarah. Yang terkenal adalah putri pertama Ratu Charlotte, yang lahir tahun 1766, yang juga menggunakan nama itu. George IV juga menamai putri tunggalnya dengan nama Charlotte pada tahun 1796.

Putri Charlotte akan berada di urutan keempat dalam peluang untuk menduduki takhta kerajaan, setelah kakeknya, Charles (Prince of Wales); ayahnya, William (Duke of Cambridge); dan kakaknya, Pangeran George (George of Cambridge).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.