Orang Rusia Tak Yakin Istri Pangeran William Baru Saja Melahirkan

Kompas.com - 04/05/2015, 14:11 WIB
Pangeran William, Kate, dan putri mereka yang baru lahir saat keluar dari rumah sakit sakit beberapa jam setelah kelahiran. APPangeran William, Kate, dan putri mereka yang baru lahir saat keluar dari rumah sakit sakit beberapa jam setelah kelahiran.
EditorEgidius Patnistik
MOSKWA, KOMPAS.com — Sejumlah orang di Rusia, Sabtu (2/5/2015), menegaskan bahwa ada konspirasi dalam kelahiran anggota baru di keluarga Kerajaan Inggris. Seorang ibu pengganti (surrogate mother) pasti telah melahirkan bayi perempuan untuk Pangeran William dan istrinya, Kate.

Sejumlah orang lain, yang tak kurang anehnya, menyatakan bahwa putri yang baru lahir itu, yang hari kelahirannya sama dengan Catherine Agung dari Rusia, lahir beberapa hari sebelumnya, tetapi peristiwa itu dirahasiakan.

Sebuah harian terkemuka yang pro-Kremlin juga menyatakan bahwa Duchess of Cambridge telah menempatkan kesehatan putrinya dalam bahaya dengan tampil di depan umum sesaat setelah melahirkan.

Kaum perempuan Rusia mengatakan, "sangatlah tidak mungkin" istri Pangeran William itu bisa terlihat begitu segar sesaat setelah melahirkan. "Jika dia benar-benar melahirkan secara alami, kelahiran itu pasti telah terjadi beberapa hari yang lalu," kata seorang perempuan, mengomentari laporan di harian Komsomolskaya Pravda.

Seorang yang lain menulis, "Lihatlah bayi itu, dia sama sekali tidak terlihat seperti bayi yang baru lahir. Dia setidaknya sudah berumur tiga hari. Tidak ada yang bisa membantu seorang perempuan, bahkan jika dia melahirkan dengan bantuan para dokter terbaik, (bisa) berdiri lima jam setelah melahirkan dan meninggalkan klinik dengan berjalan kaki."

Kemudian muncul tuduhan bahwa Duchess sesungguhnya tidak melahirkan sang putri. "Seorang ibu penggantilah (perempuan menggunakan kandungannya untuk mengandung anak orang lain) yang melahirkan, tetapi bukan dia," kata salah seorang komentator. "Kate pasti telah memakai perut palsu (agar terlihat hamil) .... Sangatlah tidak nyata bahwa Anda berjalan sendiri beberapa jam setelah melahirkan lalu melambaikan tangan ke publik."

Sejumlah orang lainnya sepakat bahwa "tidak mungkin bagi Kate untuk terlihat begitu bersinar".

"Dia tidak melahirkan, saya yakin," kata salah seorang di antara mereka. "Tidak terlihat tanda keibuan khusus di matanya. Hal yang wajar itu tidak terlihat. Lihatlah Diana. Kate ini hanya seorang aktris dari panggung Istana Buckingham. Dia tidak pernah melahirkan!"

Seorang komentator lain mengatakan, "Hanya kaum pria dan perempuan yang tidak pernah melahirkan yang percaya laporan itu."

Seorang lain menambahkan, "Saya berpikir tentang hal ini juga bahwa bayi itu sudah berusia 7-10 hari. Pertama-tama, ia terlalu besar untuk bayi yang baru lahir. Kedua, wajahnya halus dan pucat."

Harian itu mewawancarai dokter kandungan Moskwa, Olga Perovskaya, yang menyarankan kaum perempuan Rusia untuk tidak mengikuti contoh Kate.

"Di negara kita, kaum ibu rata-rata meninggalkan rumah sakit bersalin tiga atau empat hari (setelah melahirkan) jika semuanya baik-baik saja," katanya. Dia memuji "perbuatan heroik" Duchess yang muncul beberapa jam setelah melahirkan. Namun, ia menekankan, "Tentu saja itu berisiko. Kerumunan orang sama sekali bukan lingkungan yang steril, dia bisa terkena virus yang terbang di sekitar kerumunan itu. Mari kita berharap bahwa semuanya baik-baik saja, serta agar bayi perempuan itu tumbuh sehat dan cantik."



Sumber Daily Mail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X