Potongan Kaki Sisa Amputasi Dibuang ke Tempat Sampah, Pria Florida Tuntut RS

Kompas.com - 03/05/2015, 06:00 WIB
ilustrasi shutterstockilustrasi
EditorErvan Hardoko
MIAMI, KOMPAS.com - Seorang pria Florida menggugat sebuah rumah sakit di Florida, AS karena potongan kaki kanannya  yang diamputasi dibuang begitu saja ke tempat sampah. Di potongan kaki yang dibuang itu masih terdapat kartu pengenal dengan nama pria itu di atasnya.

John Timiriasieff (56), menjalani amputasi kaki kanannya di bawah lutut pada Oktober lalu di Doctors Hospital, Coral Gables, Florida.

"Bukannya menyingkirkan potongan kaki penggugat sebagai mana mestinya seperti diatur undang-undang Florida, Doctors Hospital membuang potongan kaki penggugat begitu saja ke tempat sampah, dengan kartu nama bertuliskan nama penggugat masih menggantung," demikian isi surat gugatan yang dimasukkan ke pengadilan Miami-Dade County, Rabu (27/4/2015).

Sebulan setelah operasi itu, John mengatakan, keluarganya dihubungi seorang detektif polisi yang mengatakan kemungkinan pria ini menjadi korban malapraktik.

Polisi menghubungi keluarga John setelah menerima laporan dari petugas kebersihan di rumah sakit itu  yang mengatakan telah menemukan potongan kaki milik John.

"Saat keluarga penggugat kembali ke rumah sakit untuk mencari tahu apa yang terjadi, pihak rumah sakit tak mau menjelaskan hal yang sudah terjadi," masih isi surat gugatan John.

Doctors Hospital Inc, yang adalah bagian dari Baptist Health South Florida Inc, mengatakan pihaknya tak dapat mendiskusikan insiden itu secara rinci karena kebijakan menjaga privasi pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, kami bisa mengatakan saat Doctors Hospital mengetahui situasi ini, direktur rumah sakit segera mengambil langkah yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah ini," demikian pernyataan Doctors Hospital.

"Prosedur yang seharusnya sudah dilakukan di rumah sakit untuk mencegah situasi serupa terjadi di masa depan," masih isi pernyataan rumah sakit.

Biasanya, potongan kaki atau tangan hasil amputasi akan dimusnahkan pihak rumah sakit. Demikian penjelasan Clay Roberts, kuasa hukum John Timiriaseff. Roberts mengatakan dia sudah menyurati pihak rumah sakit mempertanyakan masalah tersebut namun tak mendapatkan tanggapan.

Dalam gugatannya John menggambarkan tindakan rumah sakit itu terlalu berlebihan dan merendahkan martabat manusia yang tak bisa diterima dalam sebuah masyarakat yang beradab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.