Di AS, Diet Pepsi Tak Lagi Gunakan 'Pemanis Kontroversial'

Kompas.com - 28/04/2015, 02:17 WIB
Shutterstock Ilustrasi Pepsi.

KOMPAS.com - Pemanis buatan yang kontroversial kini tidak dipakai lagi oleh Diet Pepsi di Amerika Serikat di tengah kekhawatiran para konsumen mengenai keamanannya.

Pepsi Diet yang tidak mengandung aspartame akan mulai dijual bulan Agustus di Amerika.

Regulator di Inggris dan AS tetap mengatakan bahwa aspartame aman untuk digunakan dalam minuman ringan.

PepsiCo mengatakan keputusannya ini merupakan keputusan komersial untuk menanggapi keinginan konsumen.


Tahun lalu, penjualan Diet Pepsi jatuh lebih dari 5 persen di AS, menurut data terakhir. Sementara penjualan Diet Coke -yang juga mengandung aspartame- menurun 6 persen lebih.

PepsiCo mengatakan akan mengganti aspartame dengan pemanis buatan lainnya, sukralosa, dicampur dengan acesulfame potassium (Ace-K).

Seth Kaufman, wakil presiden Pepsi, mengatakan, "Aspartame adalah alasan nomor satu konsumen tidak mau meminum soda diet."

Dalam pengujian yang dilakukan, Kaufman mengatakan, orang-orang masih bisa mengenali minuman yang diformulasi kembali itu sebagai Diet Pepsi tetapi mungkin memiliki "sedikit rasa berbeda ketika di mulut".

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorHindra Liauw
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X