ASEAN: Langkah China Bisa Merusak Perdamaian di Laut China Selatan

Kompas.com - 27/04/2015, 09:33 WIB
Ilustrasi google.comIlustrasi
EditorEgidius Patnistik
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Upaya China membangun pulau (reklamasi laut) "dapat merusak perdamaian, keamanan, dan stabilitas" di Laut China Selatan yang disengketakan. Demikian pernyataan bersama para pemimpin negara-negara Asia Tenggara yang sedang bertemu dalam sebuah pertemuan puncak di Malaysia, Senin (27/4/2015).

Pernyataan tersebut, yang belum dirilis untuk umum, disiapkan atas nama para pemimpin 10 anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (atau Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) yang sedang berkumpul di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk pertemuan tahunan.

"Kami berbagi keprihatinan serius yang diungkapkan beberapa pemimpin terkait reklamasi yang dilakukan di Laut China Selatan, yang telah mengikis kepercayaan dan keyakinan dan dapat merusak perdamaian, keamanan, dan stabilitas," kata pernyataan itu.

KTT pada Senin di Kuala Lumpur itu dibuka dalam suasana keprihatinan menyusul sejumlah bukti baru dalam bentuk foto-foto satelit yang dirilis baru-baru ini yang menunjukkan skala reklamasi China di Laut China Selatan. Foto-foto itu menggambarkan armada kapal-kapal China menumpukkan sejumlah besar pasir di terumbu karang rapuh yang juga diklaim Filipina.

Sejumlah negara anggota ASEAN, yaitu Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei, juga mengklaim sebagian wilayah laut itu, yang kaya akan cadangan energi, sumber daya perikanan, dan merupakan jalur penting bagi banyak perdagangan dunia. Namun, Beijing mengklaim hampir semua wilayah itu dan tindakan yang semakin berani untuk menegaskan klaimnya itu telah menyebabkan kekhawatiran akan dominasi China di jalur itu dan berpotensi memicu konflik bersenjata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X