Kompas.com - 24/04/2015, 09:04 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Gereja Armenia melakukan upacara kanonisasi atau pernyataan kesucian bagi satu setengah juta orang Armenia yang dinyatakan sebagai korban pembunuhan massal tentara Kekaisaran Usmani, Turki, pada Perang Dunia Pertama.

Upacara berlangsung di Katedral Echmiadzin yang merupakan Gereja Armenia terbesar di dekat ibukota Yerevan, pada pukul 19.15 waktu setempat. Jam pelaksanaan upacara ditentukan sebagai lambang dari peristiwa yang terjadi tahun 1915 itu.

Gereja Armenia menyatakan tujuan upacara adalah untuk menyatakan bahwa mereka menjadi martir bagi keimanan dan tanah air mereka.

Sesudah perayaan, bel dibunyikan di Gereja-gereja Armenia di seluruh dunia.

Jumlah orang yang dikanonisasi membuat upacara dianggap sebagai upacara kanonisasi terbesar dalam sejarah.

Hingga kini, Turki membantah telah melakukan pembunuhan massal dan menyatakan bahwa yang terjadi ketika itu adalah perang saudara. Mereka berkeberatan dengan istilah penggunaan 'genosida' dan mengatakan bahwa korban jatuh di kedua belah pihak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.