Jet-jet Tempur Saudi Kembali Gempur Milisi Houthi di Yaman

Kompas.com - 22/04/2015, 18:58 WIB
Jet tempur angkatan bersenjata Uni Emirat Arab, 1 April 2015, lepas landas dari sebuah pangkalan angkatan udara sebelum serangan terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman, sebagai bagian operasi yang dipimpin oleh koalisi Saudi. AFP PHOTO / HO / WAMJet tempur angkatan bersenjata Uni Emirat Arab, 1 April 2015, lepas landas dari sebuah pangkalan angkatan udara sebelum serangan terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman, sebagai bagian operasi yang dipimpin oleh koalisi Saudi.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Belum genap satu hari Arab Saudi mengumumkan penghentian serangan udara terhadap kelompok Houthi di Yaman, pada Rabu (22/4/2015), jet-jet tempur Saudi kembali menggempur Yaman.

Gempuran itu diarahkan kepada pasukan milisi Houthi yang merebut sebuah basis brigade militer di kota Taiz, wilayah tengah Yaman. Aksi kelompok Houthi itu langsung memicu kembali serangan udara Saudi dan sekutunya.

Pada Selasa (21/4/2015), Arab Saudi mengumumkan mengakhiri kampanye serangan udara yang sudah berlangsung selama satu bulan terhadap milisi Houthi yang kini menguasai sebagian besar wilayah Yaman.

Namun, Saudi menegaskan, serangan udara akan kembali dilakukan jika diperlukan dan mengumumkan kampanye militer baru yang diberi nama "Operasi Pemulihan Harapan".

Markas Brigade Lapis Baja ke-35 di kota Taiz jatuh ke tangan milisi Houthi setelah pertempuran sengit yang menewaskan dan melukai puluhan orang. Demikian keterangan seorang perwira AD Yaman kepada AFP.

Brigade tersebut adalah sisa-sisa pasukan yang loyal kepada Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang didukung Saudi. Hadi dan pasukannya telah melawan milisi Houthi selama sepekan terakhir ini.

Seorang perwakilan organisasi Bulan Sabit Merah Yaman mengatakan, tim medisnya tak bisa masuk ke kawasan pertempuran karena baku tembak yang terlalu sengit.

Baca tentang


Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X