Terbukti Siksa dan Bunuh Demonstran, Muhammad Mursi Dipenjara 20 Tahun

Kompas.com - 21/04/2015, 16:38 WIB
Mantan presiden Mesir Mohammed Morsi, Selasa (21/4/2015), dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena dianggap terbukti membunuh dan menyiksa pengunjuk rasa pada 2012. AHMED RAMADAN / AFPMantan presiden Mesir Mohammed Morsi, Selasa (21/4/2015), dijatuhi hukuman penjara 20 tahun karena dianggap terbukti membunuh dan menyiksa pengunjuk rasa pada 2012.
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Sebuah pengadilan di Mesir, Selasa (21/4/2015), menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara untuk presiden terguling Muhammad Mursi dan 12 terdakwa lainnya karena dianggap terlibat dalam penangkapan dan penyiksaan para pengunjuk rasa pada masa pemerintahannya.

Mursi, salah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin, yang kini menjadi organisasi terlarang di Mesir, bersama 12 terdakwa lainnya dianggap terbukti menggunakan kekerasan, menangkap, dan menyiksa pengunjuk rasa dalam bentrokan yang terjadi pada 5 Desember 2012.

Namun, hakim yang memimpin sidang, Ahmed Youssef, membebaskan Mursi, presiden pertama Mesir yang dipilih langsung rakyat, dari tuduhan pembunuhan seorang jurnalis dan dua pengunjuk rasa dalam bentrokan di luar istana presiden pada 2012.

Jika tuduhan pembunuhan ini terbukti, Muhammed Mursi kemungkinan besar dapat dijatuhi hukuman mati.

Di bawah pemerintahan Presiden Abdel Fattah al-Sisi, panglima militer yang menggulingkan Mursi, anggota Ikhwanul Muslimin dan organisasi Islam lainnya menghadapi pengadilan massal yang kerap berakhir dengan vonis hukuman mati.

Proses pengadilan yang sangat cepat dan dinilai tidak mencerminkan keadilan itu menuai kecaman dari berbagai negara di dunia.

Mursi sendiri masih harus menjalani tiga sidang lainnya dengan berbagai dakwaan, mulai dari membahayakan keamanan nasional, konspirasi dengan kelompok asing, hingga merencanakan pembobolan penjara.

Saat ini, Mursi ditahan di sebuah penjara berkeamanan tinggi di dekat kota Aleksandria. Penahanan Mursi di Aleksandria menyusul penahanan selama empat bulan di sebuah lokasi rahasia.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AP,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X