Kompas.com - 16/04/2015, 19:10 WIB
EditorErvan Hardoko
DOHA, KOMPAS.com - Pemerintah Qatar mengeluarkan aturan baru yang mengharuskan sebuah toko, kafe, restoran, pusat perbelanjaan, kantor bahkan klinik kesehatan untuk menghentikan kegiatan selama ibadah shalat Jumat.

Bagi tempat-tempat usaha yang kedapatan tetap beroperasi di saat shalat Jumat maka hukuman denda sebesar 2.746 dolar AS atau sekitar Rp 35 juta akan dijatuhkan.

Menurut harian berbahasa Inggris The Peninsula, aturan baru itu itu diumumkan pada Rabu (15/4/2015), yang merupakan perintah langsung Emir Qatar Sheikh Tamim al-Thani.

Harian The Peninsula menambahkan aturan tersebut akan dimuat dalam lembaran negara setelah aturan itu resmi dijalankan.

Pada 2011, pemerntah Qatar membekukan semua izin penjualan minuman beralkohol di berbagai restoran dan kafe di wilayah The Pearl, sebuah pulau buatan manusia yang banyak dihuni para ekspatriat.

Pesta luar ruangan yang biasa digelar sepekan sekali yang diiringi dentuman musik dan minuman beralkohol juga dilarang.

Situasi ini menimbulkan perdebatan apalagi Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang diperkirakan bakal membuat negeri kecil itu dibanjiri ribuan orang dari seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.