Perancis Tetap "Ngotot" Tunjuk Diplomat Gay untuk Dubes di Vatikan

Kompas.com - 16/04/2015, 15:19 WIB
Lapangan Santo Petrus di Vatikan. Gambar diambil pada 8 Maret 2013. AFP PHOTO/ Filippo MONTEFORTE Lapangan Santo Petrus di Vatikan. Gambar diambil pada 8 Maret 2013.
EditorErvan Hardoko

PARIS, KOMPAS.com — Pemerintah Perancis, Kamis (16/4/2015), mengatakan tetap mencalonkan seorang duta besar untuk Vatikan yang secara terbuka mengungkap dirinya sebagai seorang gay.

Pemerintah Perancis mengusulkan diplomat senior Laurent Stefanini untuk posisi dubes di Vatikan pada Januari lalu, tetapi Vatikan belum memberikan persetujuannya. Vatikan biasanya merespons dalam waktu enam pekan untuk menyetujui seorang duta besar baru.

Nominasi Stefanini ini merupakan ujian bagi Paus Fransiskus, yang dikenal memiliki sikap liberal terhadap homoseksualitas. Seorang juru bicara Pemerintah Perancis mengatakan telah digelar negosiasi dengan Vatikan mengenai penunjukan tersebut.

"Perancis telah memilih duta besarnya untuk Vatikan. Pilihannya adalah Stefanini dan itu masih disebutkan dalam proposal Perancis," kata juru bicara Stephane Le Foll.

Para pemantau mengatakan, sebagian besar penunjukan untuk Vatikan dikukuhkan dalam waktu enam pekan dan belum adanya jawaban dari Vatikan dapat diartikan sebagai sebuah penolakan.

Secara tradisional, Vatikan tidak akan mengeluarkan pernyataan jika bermaksud untuk menolak pengajuan nama duta besar baru. Stefanini pernah menjabat sebagai wakil duta besar Perancis di Vatikan dari 2001 sampai 2005.

Kementerian Luar Negeri Perancis menggambarkan Stefanini sebagai "salah satu diplomat terbaik negeri itu". Perancis melegalkan pernikahan sesama jenis pada 2013, meskipun muncul pertentangan dari Gereja Katolik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paus Fransiskus menunjukkan sikap lebih toleran terhadap kaum homoseksual dibandingkan para Paus sebelumnya. "Siapa saya ini sehingga menghakimi (homoseksualitas)?" tanya Paus Fransiskus pada 2013 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.