Kompas.com - 13/04/2015, 10:29 WIB
Annegret Roenigk (duduk di barisan depan nomor dua dari kiri) ketika berusia 55 tahun, saat berpose bersama anak-anak dan cucunya di Cologne, Jerman, sebagai tamu di acara RTL pada tanggal 11 Desember 2005.




AFP Photo/Jorg CarstensenAnnegret Roenigk (duduk di barisan depan nomor dua dari kiri) ketika berusia 55 tahun, saat berpose bersama anak-anak dan cucunya di Cologne, Jerman, sebagai tamu di acara RTL pada tanggal 11 Desember 2005.
EditorEgidius Patnistik
BERLIN, KOMPAS.com - Seorang perempuan 65 tahun dari Berlin, Jerman, yang sudah punya 13 anak kini tengah hamil lagi. Televisi Jerman, RTL, melaporkan Minggu (12/4/2015) bahwa perempuan bernama Annegret Raunigk itu sedang mengandung bayi kembar empat.

Menurut televisi tersebut, kehamilan guru bahasa Rusia dan Inggris itu menyusul beberapa upaya inseminasi buatan selama satu setengah tahun.

RTL dalam situsnya melaporkan, Raunigk memutuskan untuk mencoba punya anak lagi karena putri bungsunya, yang berusia sembilan tahun, menginginkan seorang adik.  Saluran televisi itu mengatakan, pihaknya akan menyiarkan wawancara dengan ibu yang sedang hamil itu, yang sudah memiliki tujuh cucu, pada Senin malam dan berencana untuk memantau dia selama kehamilannya dan sesudah itu.

Laporan itu menyebutkan bahwa kehamilan Raunigk sejauh ini tanpa komplikasi berarti dan jika semuanya berjalan lancar, bayi-bayi itu akan lahir pada musim panas mendatang dan akan menjadikan Raunigk sebagai ibu tertua di dunia yang melahirkan bayi kembar empat.

Harian Jerman bertiras besar Bild am Sonntag melaporkan kehamilan itu di halaman muka. Harian itu mengutip reaksi pertama Raunigk, yang putri tertuanya dilaporkan sudah berusia 44 tahun, saat dokter kandungan memberitahukan kabar tentang bayi kembar empat itu. "Tentu saja itu mengejutkan saya. Setelah dokter tahu ada empat bayi, saya berusaha menerima itu," kata perempuan itu sebagaiaman dikutip Bild. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak mempertimbangkan opsi untuk mengurangi jumlah embrio.

Pada saat perempuan lain seusianya mempersiapkan diri untuk pensiun dan mengerjakan hal-hal yang lebih ringan, Raunigk menunjukkan dia tidak keberatan dengan tantangan yang ada.  "Saya benar-benar tidak takut. Saya hanya berasumsi saya akan tetap sehat dan fit. Dalam masalah organisasi saya punya pengalaman yang cukup, itu bukan hal baru bagi saya," katanya.

Ditanya tentang persoalan moral, RTL mengutip dia saat bertanya, "Bagaimana seseorang harus berada (bersikap) di usia 65 tahun? Orang rupanya harus selalu sesuai dengan sejumlah klise yang saya temukan agak melelahkan. Saya pikir, orang harus memutuskan untuk diri mereka sendiri."

Dokter kandungannya, Kai Hertwig, yang dikutip situs RTL menjelang siaran pada Senin mengatakan bahwa kehamilan bayi kembar empat selalu membuat tegang tetapi saat ini semuanya berjalan dengan baik. Dokter itu mengatakan, risiko terbesar bagi bayi-bayi itu adalah terlahir prematur dan para dokter melakukan semua yang mereka bisa untuk mencegah hal itu.

Raunigk menjadi berita utama 10 tahun lalu, ketika ia melahirkan anaknya yang ke-13, yaitu Lelia, di usia 55 tahun. "Pada awalnya, saya hanya ingin punya satu anak," katanya saat itu sebagaimana dikutip Bild. "Tidak semuanya direncanakan, tetapi kemudian sesuatu terjadi. Saya bukan perencana, tetapi lebih spontan ... dan anak-anak membuat saya muda."



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X