Hillary Clinton, dari Ibu Negara hingga Mimpi Presiden Perempuan AS Pertama

Kompas.com - 13/04/2015, 07:42 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton, berpidato mendukung rencana Presiden Barack Obama menggelar aksi militer ke Suriah. Pidato soal Suriah disampaikan Clinton di pertemuan rutin di Gedung Putih soal perdagangan satwa liar, Senin (9/9/2013). AFP PHOTO / Saul LOEBMantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton, berpidato mendukung rencana Presiden Barack Obama menggelar aksi militer ke Suriah. Pidato soal Suriah disampaikan Clinton di pertemuan rutin di Gedung Putih soal perdagangan satwa liar, Senin (9/9/2013).
Penulis Bayu Galih
|
EditorBayu Galih

KOMPAS.com - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton sudah menentukan sikapnya untuk maju sebagai kandidat calon presiden dari Partai Demokrat. Jika semesta mendukung kemenangan Hillary, maka politisi Partai Demokrat itu akan menjadi presiden perempuan pertama di negeri Abang Sam tersebut. Jika itu terjadi, tentu sejarah ganda akan tercipta, mengingat suami Hillary, Bill Clinton, merupakan presiden AS ke-42.

Dilansir dari AFP, Senin (13/4/2015), Hillary merupakan sebuah pesona di perpolitikan AS. Bisa jadi dia merupakan perempuan yang paling dikagumi sekaligus paling sering menerima kritik dalam sejarah politik AS. Di usia 67 tahun, Hillary berusaha memenangkan hati masyarakat AS setelah muncul ke publik sejak 41 tahun silam.

Hillary pertama kali dikenal publik pada 1977, saat mendampingi Bill Clinton yang ketika itu bersiap maju sebagai calon Gubernur Arkansas. Meski begitu, persentuhan Hillary dengan politik sudah terjadi sebelum bertemu Bill. Hillary merupakan mahasiswi jurusan politik di Wellesley College pada 1965, yang kemudian melanjutkan studinya ke Yale Law School, kampus hukum paling prestisius di AS, pada tahun 1969. 

Aktivitas di Yale menyebabkan Hillary mulai dekat dengan sejumlah isu politik, seperti hak konstitusional dan kebebasan masyarakat sipil. Perempuan dengan nama lahir Hillary Diane Rodham ini kemudian bekerja untuk lembaga Washington Research Project milik aktivis Marian Wright Edelman. Dalam buku A Woman in Change karya Carl Bernstein, Hillary menganggap Edelman sebagai mentor politik pertamanya.  

Di Yale pula Hillary berkenalan dengan Bill Clinton muda, yang merupakan mahasiswa di Yale Law School. Citra Hillary sebagai mitra sejajar bagi Bill Clinton dalam perpolitikan AS memikat hati publik, yang terus berlanjut saat Bill Clinton menapak jalan menuju pintu Gedung Putih pada Pilpres AS 1992.

Tak heran jika pada 1993, majalah People kemudian menjadikan ibu dari Chelsea Clinton ini sebagai sampul dengan tajuk "The Real Woman Hillary Clinton", yang memuji Hillary sebagai sebagai "perempuan sejati".

Ujian Hillary sebagai Nyonya Clinton pun muncul ketika skandal Bill Clinton dengan Monica Lewinsky terungkap pada Januari 1998. Meski mengaku marah, tapi perempuan kelahiran Chicago pada 26 Oktober 1947 ini tetap memaafkan suaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam buku Living History yang ditulis pada 2003, Hillary mengungkap alasannya memaafkan Bill Clinton, selain cinta yang telah terbiasa selama puluhan tahun. "Tidak ada yang bisa memahami saya dan bisa membuat saya tertawa seperti yang dilakukan Bill," tulis Hillary.

Solo career

Kekuatan memaafkan ini ternyata meningkatkan popularitasnya. Menurut survei Gallup, popularitasnya pada Desember 1998 meningkat hingga 67 persen. Popularitas ini pun 'dimanfaatkan' hingga kemudian Hillary melaju di Pemilu 2000 dengan menjadi Senator New York.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.