PBB Minta Akses ke Kamp Pengungsi Palestina yang Diserang ISIS

Kompas.com - 07/04/2015, 09:29 WIB
Warga Palestina di Ramallah, Tepi Barat, berdemonstrasi mengecam aksi ISIS di kamp Yarmouk, Suriah. AFPWarga Palestina di Ramallah, Tepi Barat, berdemonstrasi mengecam aksi ISIS di kamp Yarmouk, Suriah.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB menyerukan akses kemanusiaan sesegera mungkin ke kamp pengungsi Palestina di Yarmouk, di ibukota Suriah Damaskus.

Diperkirakan 18.000 orang terjebak setelah kelompok milisi yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS memasuki kamp tersebut pekan lalu, memicu bentrok dengan orang-orang Palestina yang mencoba mempertahankan diri.

Dalam serangan yang dilancarkan pada 1 April ini, ISIS menguasai wilayah yang cukup besar dari areal yang diperuntukkan bagi para pengungsi Palestina tersebut.

Presiden Dewan Keamanan, yang juga duta besar Jordania untuk PBB Dina Kawar, mengatakan para anggota Dewan Keamanan mengutuk sekeras-kerasnya tindak kejahatan yang dilakukan oleh milisi ISIS dan Front al-Nusra di Yarmouk.

Kawar mengatakan semua pihak harus memastikan keselamatan dan perlindungan semua warga sipil di kamp.

"Kelima belas anggota Dewan Keamanan menyerukan perlindungan warga sipil di pengungsian untuk memastikan akses kemanusiaan, termasuk memberikan bantuan yang bersifat vital," kata Kawar.

Usai pertemuan ia mengatakan kepada para wartawan bahwa Dewan Keamanan mempertimbangkan 'langkah-langkah lain untuk membantu' para pengungsi Palestina di kamp Yarmouk, namun ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X