Kompas.com - 05/04/2015, 08:35 WIB
Puing helikopter yang menewaskan pejabat dan mantan pejabat Malaysia di lokasi kecelakaan. Selangor Fire and Rescue Department/News.com.auPuing helikopter yang menewaskan pejabat dan mantan pejabat Malaysia di lokasi kecelakaan.
EditorBayu Galih

SEMENYIH, KOMPAS.com - Sebuah helikopter yang ditumpangi pejabat dan mantan pejabat Malaysia jatuh di dekat Kampung Pasir Baru, Semenyih, Malaysia, Sabtu (4/4/2015). Kecelakaan ini menewaskan mantan menteri dan duta besar Malaysia untuk Amerika Serikat Tan Sri Jamaluddin Jarjis, serta pejabat tinggi di kantor Perdana Menteri Malaysia, Datuk Azlin Alias.

Dikutip dari Bernama, Minggu (5/4/2015), peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 16.55, kemarin. Helikopter yang membawa enam penumpang itu jatuh di Jalan Sungai Lalang, Kampung Pasir Baru, Semenyih.

Belum diketahui penyebab terjadinya jatuhnya helikopter itu. Karena itu Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pun segera memerintahkan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan. 

Sesuai prosedur, Najib Razak mengaku belum bisa mengumumkan mengenai kepastian identitas korban. Sebab, kepastian identitas jenazah baru bisa dilakukan oleh tim forensik.

"Tapi berdasarkan sumber terpercaya, kita telah kehilangan dua figur yang memiliki kontribusi besar kepada pemerintahan, partai dan negara dalam tragedi ini," kata Najib Razak yang langsung mengunjungi lokasi kecelakaan.

Najib mengatakan, tragedi ini menyebabkan duka mendalam untuk dirinya dan keluarganya. Selama ini, Jamaluddin disebut Najib sebagai sosok yang dekat dengannya dan menjadi sekutu dalam perjuangannya di partai dan perpolitikan Malaysia.

"Tan Sri Jamaluddin Jarjis merupakan sosok hebat, yang banyak berkorban untuk pemerintah, partai dan negara. Dia memiliki banyak teman dekat di dalam dan luar negeri," ujar Najib Razak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jamaluddin pernah aktif di kabinet dengan menduduki sejumlah jabatan. Jamaluddin pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (November 2002-Januari 2004), Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen (Januari-Maret 2004), dan Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi (Maret 2004-Maret 2008). 

Saat menjabat Duta Besar Malaysia untuk AS (Juli 2009-Februari 2012), Jamaluddin disebut memiliki peran penting untuk meningkatkan hubungan kedua negara. Bahkan setelah tidak lagi menjabat sebagai Dubes Malaysia untuk AS, dia masih sering memberikan nasihat dan pandangannya tentang diplomasi negara. Saat kecelakaan terjadi, Jamaluddin menduduki jabatan Pemimpin PR1MA, lembaga yang membangun perumahan di wilayah urban.

"Karena itu kepergiannya merupakan tragedi untuk saya dan saya sangat berduka atas apa yang terjadi," kata Najib Razak, sambil menahan isak tangis.

Sedangkan mengenai Datuk Azlin Alias, Najib Razak mengatakan bahwa selama ini Azlin berperan layaknya "Kepala Staf di Kantor Perdana Menteri". Begitu banyak peran Azlin dalam pemerintahan, terutama di kantor Perdana MEnteri.

"Secara personal, dia setuju untuk meninggal sektor korporat untuk bergabung dan mengabdi kepada pemerintah," ujar Najib.

"Dia bekerja dengan penuh dedikasi, kepercayaan, dan akrab dengan semua orang. Kepergiannya juga menjadi duka mendalam untuk saya," tutur Najib.



Sumber BERNAMA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X