Ribuan Umat Rayakan Jumat Agung di Jerusalem

Kompas.com - 04/04/2015, 08:41 WIB
Prosesi membawa salib di Via Dolorosa pada perayaan Jumat Agung di Kota Tua Jerusalem, Jumat (3/4/2015). ReutersProsesi membawa salib di Via Dolorosa pada perayaan Jumat Agung di Kota Tua Jerusalem, Jumat (3/4/2015).
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com - Ribuan peziarah memadati lorong-lorong batu yang sempit Kota Tua Yerusalem untuk prosesi tradisional Jumat Agung. Sekelompok orang membawa salib dari kayu besar saat mereka berbaris melewati Via Dolorosa atau Jalan Duka yang bersejarah. Mereka menyanyikan lagu-lagu rohani dan membaca Kitab Injil sewaktu mengunjungi 14 tempat Salib, yang menceritakan kembali kisah-injil  saat-saat  terakhir  Yesus Kristus disalib.

Peziarah datang dari seluruh dunia. "Ini benar-benar suatu keistimewaan untuk berada di sini," ujar Joseph Magtoto yang berkunjung dari Filipina.

"Menakjubkan, mengharukan - merayakan kehidupan Yesus  di negara asalnya sendiri. Kita juga  bisa  merayakan Jumat Agung, kegemaran Yesus Kristus," ujarnya.

Jerusalem juga dibanjiri peziarah Yahudi, sebab Jumat Agung tahun ini juga  bertepatan dengan Paskah Yahudi, selama seminggu. Itu paduan yang rumit  bagi  Jeff Smith, seorang Kristiani dari Utah, Amerika Serikat.


"Sesuatu yang sangat besar terjadi dalam kehidupan banyak orang, sekarang ini - dalam kehidupan banyak orang Kristen, dan bagi orang Yahudi  sama halnya. Saya pikir itu adalah pengalaman yang menarik, menyaksikan  orang-orang yang  menyembah Tuhan  dengan cara mereka masing-masing," ujarnya.

Prosesi Jumat Agung berakhir di Gereja Makam Kudus,  tempat  Yesus dimakamkan. Di sanalah pada hari Minggu Paskah umat  Kristen merayakan kepercayaan mereka akan kebangkitan Yesus dari kematian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X