Kompas.com - 25/03/2015, 23:20 WIB
Shangguan (10) menyuapi neneknya, Shen yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jinan, China untuk memulihkan tubuhnya yang lumpuh akibat stroke. CEN/MirrorShangguan (10) menyuapi neneknya, Shen yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jinan, China untuk memulihkan tubuhnya yang lumpuh akibat stroke.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Shangguan Xi Mu (10) adalah seorang cucu yang berbakti. Bagaimana tidak, bocah ini rela meninggalkan bangku sekolah untuk membawa neneknya berobat ke rumah sakit yang berjarak hampir 1.000 kilometer dari kediamannya.

Selama dua tahun terakhir, Shangguan bekerja mengumpulkan botol plastik untuk membiayai hidupnya dan sang nenek, Shen (62), yang menderita stroke.

Shen menderita kelumpuhan dengan harapan tipis untuk kembali pulih akibat stroke yang dideritanya. Akhirnya seorang tetangga dermawan menawarkan bantuan uang untuk membiayai pengobatan Shen agar bisa kembali berjalan.

Namun, untuk mengobati sang nenek, Shangguan harus membawa Shen ke kota Jinan di provinsi Shandong. Itu berarti mereka harus menempuh perjalanan hampir 1.000 kilometer dari kediaman mereka di kota Zhangchun, wilayah timur China.

"Saya hanya memiliki nenek. Kami harus melakukan apa yang kami bisa, saat kami bisa. Dia sudah melakukan semuanya saat saya masih kecil. Saya gembira bisa membalasnya sekarang," ujar Shangguan.

Shangguan ditinggal ibu kandungnya saat baru berusia dua tahun. Tiga tahun kemudian sang ayah meninggal akibat serangan jantung. Sejak saat itulah Shangguan dipelihara sang nenek.

Shangguan akhirnya bisa membawa neneknya ke rumah sakit rehabilitasi di Jinan dan sebulan kemudian, kondisi nenek Shen mulai membaik. Kini dia sudah bisa berjalan untuk jarak dekat dan setiap hari Shangguan membawakan makanan segar yang dibelinya dari pasar setempat.

Selama menunggui neneknya, Shangguan tidur di koridor rumah sakit dan menghabiskan waktunya dengan menggambar yang menjadi hobinya selama ini dengan menggunakan kertas dan pensil yang disediakan para perawat rumah sakit.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.