Kompas.com - 17/03/2015, 20:14 WIB
Seorang sukarelawan memberikan vaksin polio kepada seorang bayi di Peshawar, Pakistan. Pakistan bersama Afganistan dan Nigeria menjadi medan tempur terakhir pemberantasan polio di dunia. A. MAJEED / AFPSeorang sukarelawan memberikan vaksin polio kepada seorang bayi di Peshawar, Pakistan. Pakistan bersama Afganistan dan Nigeria menjadi medan tempur terakhir pemberantasan polio di dunia.
EditorErvan Hardoko
PESHAWAR, KOMPAS.com - Dua pria bersenjata menembak mati dua orang perempuan yang adalah sukarelawan imunisasi polio dan seorang polisi di wilayah barat laut Pakistan. Polisi mengatakan dua penyerang bersenjata itu menembaki para sukarelawan vaksinasi polio di kawasan pegunungan Sheikhabad, 60 kilometer timur laut kota Mansehra.

"Dua orang sukarelawan itu sedang memberikan imunisasi polio dia sebuah kamp pengungsi Afganistan dan sekitarnya ketika dua orang bersenjata menembaki mereka. Satu orang sukarelawan dan polisi tewas serta melukai seorang sukarelawan lainnya," kata kepala kepolisian setempat Muhammad Ejaz Khan, Selasa (17/3/2015).

Ejaz Khan menambakan, satu sukarelawan perempuan lainnya akhirnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.

Pakistan adalah satu dari hanya tiga negara di dunia yang masih dihinggapi wabah polio. Upaya untuk memberantas polio terkendala serangan brutal kelompok militan terhadap tim imunisasi. Sejak 2012, sebanyak 77 orang yang terkait imunisasi polio di Pakistan tewas.

Kelompok-kelompok militan di Pakistan menganggap imunisasi polio hanyalah kedok untuk memata-matai mereka atau sebuah konspirasi untuk membuat umat Muslim menjadi steril.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X