Sempat Ditahan Semalam, Putri Anwar Ibrahim Dibebaskan

Kompas.com - 17/03/2015, 19:57 WIB
Nurul Izzah, putri tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, dibebaskan setelah sempat ditahan semalam akibat dituduh membuat pernyataan yang melecehkan sistem hukum negeri itu. ReutersNurul Izzah, putri tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, dibebaskan setelah sempat ditahan semalam akibat dituduh membuat pernyataan yang melecehkan sistem hukum negeri itu.
EditorErvan Hardoko
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia, Selasa (17/3/2015), membebaskan Nurul Izzah, putri pemimpin oposisi Anwar Ibrahim, setelah sempat ditahan semalam terkait komentarnya di parlemen.

Di hadapan parlemen, Nurul Izzah (34) mengkritik hukuman penjara yang dijatuhkan untuk ayahnya. Bulan lalu, pengadilan menyatakan Anwar Ibrahim terbukti bersalah dalam kasus sodomi pada 2008 dan dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun.

Nurul Izzah dibebaskan dengan uang jaminan sehingga sewaktu-waktu anggota parlemen dari Partai Keadilan itu bisa dipanggil kembali untuk diperiksa. Sejauh ini, kata seorang politisi partai, Nurul Izzah belum dijerat pasal penghasutan sekaligus meluruskan kabar sebelumnya.

"Penahanan saya adalah bukti penyalahgunaan kekuasaan oleh inspektur jenderal kepolisian dan saya meminta Perdana Menteri Najib Razak bertanggung jawab karena mengizinkan terjadinya kesalahan ini," ujar Nurul Izzah.


Penahanan Nurul sempat memicu pernyataan prihatin dari Kementerian Luar Negeri AS. Selain itu, kebijakan pemerintah Malaysia menggunaan pasal penghasutan bagi mereka yang mengkritik pemerintah merupakan ancaman terhadap kebebasan berekspresi, hukum dan independensi sistem hukum Malaysia.

Polisi sendiri menyatakan Nurul Izzah ditahan karena pernyataannya yang dianggap menghina. Di depan parlemen Nurul mengatakan orang-orang yang berada di dalam sistem peradilan Malaysia telah menjual jiwa mereka kepada setan.

Undang-undang anti-penghasutan, yang merupakan peninggalan Inggris, mengkriminalkan sebuah pernyataan dengan tendensi menghasut yang tak didefinisikan dengan jelas. Sejumlah kalangan menyebut pemerintah Malaysia menggunakan undang-undang ini untuk membungkam kelompok yang berseberangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X