Kompas.com - 17/03/2015, 08:26 WIB
EditorEgidius Patnistik
JERUSALEM, KOMPAS.com — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, negara Palestina tidak akan berdiri selama dia berkuasa.

Hal tersebut disampaikannya semalam menjelang pemilihan umum di negara itu, Selasa (17/3/2015), yang tampaknya merupakan upaya menarik dukungan dari para pemilih beraliran politik keras.

Jajak pendapat masih memperlihatkan bahwa sebagian pemilih belum menentukan sikapnya dan para pengamat memperkirakan pemilu kali ini merupakan yang terketat selama ini.

Partai Likud, pimpinan Netanyahu, berdasarkan jajak pendapat terakhir berada di belakang aliansi oposisi Persatuan Zionis.

Salah seorang pemimpin aliansi tersebut, Yitzhak Herzog, mengatakan, dia akan mempersatukan Israel setelah masa perpecahan yang panjang.

Herzog juga menjanjikan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian dengan Palestina, memulihkan hubungan dengan Amerika Serikat, dan memperkecil jurang di antara masyarakat yang kaya dan miskin.

Pemilihan umum kali ini sekaligus akan menjadi semacam referendum atas kebijakan-kebijakan Benjamin Netanyahu, yang menjabat sebagai perdana menteri selama enam tahun belakangan.

Dalam wawancara video dengan situs NRG NEWS, Netanyahu mengatakan bahwa memberikan wilayah pendudukan kepada Palestina jelas akan menjadi jalan bagi ekstremis Islam untuk menyerang Israel.

Ketika ditanya apakah hal tersebut berarti negara Palestina tidak akan terbentuk jika dia terpilih, Netanyahu menjawab, "Benar."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.