Kompas.com - 09/03/2015, 20:22 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Pemerintah Venezuela hari ini, Senin (9/3/2015), mulai memasang sekitar 20.000 pemindai sidik jari di seluruh pasar swalayan di negara itu. Tujuan pemasangan adalah untuk mengurangi penimbunan makanan dan belanja yang disebabkan oleh kepanikan karena kekhawatiran kurangnya pasokan kebutuhan pokok.

Presiden Nicolas Maduro menyatakan tujuh jaringan pasar swalayan swasta telah setuju pada program tersebut.

Selama tiga tahun terakhir, Venezuela mengalami antrean panjang di pasar swalayan karena kelangkaan barang kebutuhan pokok.

Bulan lalu, beberapa pemilik pasar swalayan dan toko serba ada ditahan dengan tuduhan membuat antrean palsu, dan tidak membuka kasir dalam jumlah yang memadai.

Kelangkaan bahan pokok dan obat-obatan kerap menyebabkan kemarahan dan demonstrasi anti-pemerintah, yang kadang dilakukan dengan kekerasan.

Pemerintah telah menerapkan penjatahan di beberapa pasar swalayan milik pemerintah yang terletak di perbatasan dengan Kolombia, tempat penyelundupan barang dan pengendalian harga menjadi masalah besar.

Presiden Maduro menyalahkan para penyelundup asal Kolombia yang membeli barang yang harganya dikendalikan pemerintah di sekitar perbatasan.

Krisis ini diperburuk dengan jatuhnya harga minyak bumi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.