Pasukan Niger dan Chad Serang Boko Haram

Kompas.com - 09/03/2015, 09:02 WIB
Chad mengirimkan pasukannya ke Nigeria bulan lalu untuk membantu negeri itu memerangi Boko Haram. Reuters/Al JazeeraChad mengirimkan pasukannya ke Nigeria bulan lalu untuk membantu negeri itu memerangi Boko Haram.
EditorErvan Hardoko
NIAMEY, KOMPAS.com - Pasukan Niger dan Chad, Minggu (8/3/2015), menggelar serangan darat dan udara besar-besaran terhadap kelompok Boko Haram di timur laut Nigeria, setelah kelompok itu menyatakan sumpah setia terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Serangan yang digelar setelah persiapan militer yang cukup matang di wilayah selatan Niger itu membuka garis depan baru dalam upaya regional memberantas kelompok militan Islam yang pemberontakannya kini sudah menyebar ke luar wilayah Nigeria.

"Minggu pagi, pasukan Niger dan Chad menggelar ofensif terhadap Boko Haram di kawasan Bosso dan dekat kota Diffa," ujar seorang pejabat Niger yang tak mau disebut identitasnya.

Lebih dari 200 kendaraan tempur, termasuk tank, ambulans, truk tangki air dan truk angkut terlihat bergerak mendekati perbatasan Nigeria. Demikian dikabarkan stasiun radio Anfani di Diffa.

Sebelumnya, jet-jet tempur kedua negera membombardir posisi-posisi Boko Haram sejak Sabtu hingga Minggu pagi. Seorang warga Diffa mengatakan dia melihat iring-iringan tentara menuju perbatasan dan suara baku tembak terdengar di kejauhan.

Operasi pemberantasan Boko Haram yang awalnya tak terlalu sukses, belakangan mendapatkan "nafas" baru setelah pasukan dari Kamerun, Chad dan Niger ikut terlibat sejak bulan lalu.

Koalisi regional ini mengklaim meraih sejumlah kesuksesan dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian kesuksesan diraih tentara Chad yang terlatih baik dan berpengalaman menghadapi militan Mali bersama pasukan Perancis.

Sejak Boko Haram memberontak pada 2009, lebih dari 13.000 warga Nigeria tewas dan 1,5 juta orang lainnya kehilangan kediamannya sehingga harus menjadi pengungsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X