Di Beijing, Keluarga Korban Peringati Hilangnya Malaysia Airlines MH370

Kompas.com - 08/03/2015, 14:14 WIB
Malaysia Airlines. SHUTTERSTOCKMalaysia Airlines.
EditorBambang Priyo Jatmiko

BEIJING, KOMPAS.com
- Warga negara China yang merupakan kerabat penumpang Malaysia Airlines MH370 berkumpul guna memperingati satu tahun hilangnya pesawat tersebut dalam perjalanan antara Kuala Lumpur ke Beijing.

Sekitar 2/3 dari keseluruhan penumpang MH370 merupakan warga negara Tiongkok. Namun, keluarga korban tersebut mengaku mendapatkan kekerasan saat ingin mendapatkan informasi mengenai nasib keluarga mereka yang hilang dalam "misteri terbesar sepanjang sejarah penerbangan" itu.

Selama ini, Partai Komunis China umumnya menghalangi aksi demonstrasi atau mengungkapkan pendapat secara kolektif, karena dianggap mengganggu stabilitas.

Keluarga korban tersebut menggelar peringatan hilangnya para penumpang di sejumlah lokasi di Beijing, termasuk di kantor Kedutaan Besar Malaysia, bandara, serta Lama Temple, yang selama ini terkenal di kalangan para turis pada Minggu (8/3/2015). Belasan aparat keamanan mengamankan lokasi di sekitar aksi demonstrasi tersebut.

"Kami sebenarnya berencana untuk mendatangi kedutaan besar Malaysia dan bandara, namun saya dengar bahwa tempat tersebut dijaga banyak polisi, utamanya di kedutaan. Polisi telah memberlakukan keadaan darurat untuk dua kawasan tersebut," ujar pemimpin demonstran Steven Wang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam penjelasan kepada pers menuturkan bahwa upaya pencarian MH370 akan terus dilakukan.

"Hari ini akan terus diingat oleh para keluarga korban. Bagaimanapun, kami akan terus bersama kalian," ujar dia.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X