Norwegia Kirim Pasukan Khusus "Punisher" ke Irak untuk Perangi ISIS

Kompas.com - 06/03/2015, 23:23 WIB
Foto ini diambil pada 2010 ketika Mayor Rune Wenneberg (tengah), komandan Batalion Telemark memompa semangat anak buahnya usai kematian Jokke, salah seorang prajurit unit ini di Afganistan. Norwegian Armed Forces/Daily MailFoto ini diambil pada 2010 ketika Mayor Rune Wenneberg (tengah), komandan Batalion Telemark memompa semangat anak buahnya usai kematian Jokke, salah seorang prajurit unit ini di Afganistan.
EditorErvan Hardoko
OSLO, KOMPAS.com - Sebanyak 50 prajurit unit pasukan khusus angkatan darat Norwegia, Batalion Telemark ke Irbil, Irak utara untuk melatih pasukan Peshmerga Kurdi yang memerangi Negara Islam Irak dan Suriah.

Batalion Telemark ini berpengalaman tempur di Afganistan bersama NATO sejak 2003. Satu hal lain yang membuat pasukan ini dikenal adalah lambang tengkorak "Punisher" yang mereka gunakan.

Punisher adalah tokoh komik rekaan produksi Marvel yang merupakan musuh para pembunuh, penculik, pemeras dan berbagai jenis penjahat lainnya. Tokoh Punisher memerangi kejahatan setelah istri dan anaknya tewas dibunuh.

Batalion Telemark mulai menjadi bahan berita pada 2010 ketika sejumlah anggota unit ini mengecat lambang tengkorak Punisher ke rumah-rumah dan properti warga Afganistan yang diduga adalah anggota Taliban.

Sejak itulah lambang Punisher digunakan menjadi logo unit ini ditambah nama salah satu anggota unit ini Claes Joachim Olsson alias Jokke yang tewas pada Januari 2010 ketika tank yang ditumpangi prajurit berusia 22 tahun itu dihantam bom rakitan Taliban di desa Ghowrmach, Afganistan.

Nama Jokke kemudian disematkan dalam slogan unit itu di bawah lambang Punisher. Slogan itu berbunyi "Jokke - we will never forget" atau Jokke - kami tak akan melupakanmu.

Menyusul kematian Jokke, komandan pasukan ini Mayor Rune Wenneberg memompa semangat pasukannya dengan menggelorakan teriakan perang "Valhalla", nama surga tempat tujuan para prajurit yang tewas di medan perang dalam mitologi Norwegia.

Ganas

Salah seorang yang mengetahui keganasan Batalion Telemark adalah warga AS Charles Stanley. Dia pernah membantu penyediaan logistik untuk batalion ini saat berlatih dalam udara dingin selama dua pekan sebelum dikirim ke Bosnia pada 1990-an.

Charles, pensiunan sersan divisi lintas udara ke-82 AD Amerika Serikat, mengatakan kedatangan pasukan Telemark akan menjadi keuntungan luar biasa bagi Peshmerga. "ISIS harus takut kepada mereka. Saat mereka terjun ke medan pertempuran mereka tak akan main-main. Mereka akan melakukan apapun agar misi mereka tercapai," ujar Charles.

"Mereka adalah salah satu unit militer di dunia yang paling kompetitif dan kompeten yang pernah bekerja bersama saya," papar Charles.

"Saat kami bertugas dalam operasi Badai Gurun (melawan Saddam Hussein pada 1990) kemampuan mereka setara dengan Legiun Asing Perancis dalam hal keganasan dan kompetensi," tambah dia.

Nama batalion ini diperoleh dalam Perang Dunia II, ketika enam anggota unit ini menghancurkan pusat produksi air berat di wilayah Telemark, Norwegia pada Februari 1943. Keberhasilan itu tak hanya memupus mimpi nuklir Jerman namun sekaligus menyematkan Telemark menjadi nama unit pasukan khusus ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Daily Mail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X