Kompas.com - 06/03/2015, 18:25 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. ALEKSEY NIKOLSKYI / RIA NOVOSTI / AFPPresiden Rusia, Vladimir Putin.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (6/3/2015), mengumumkan bahwa gaji dirinya dan sejumlah pejabat tinggi lain dipangkas hingga 10 persen. Hal ini dilakukan di tengah krisis ekonomi Rusia yang dipicu menurunnya nilai tukar rubel.

Selain Presiden Putin; PM Dmitry Medvedev, Jaksa Agung Yury Chaika, dan Ketua Komite Investigasi Alexander Bastrykin juga terkena pemotongan gaji sebesar 10 persen mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2015. Demikian isi dekrit yang dikeluarkan Putin.

Pemotongan gaji juga berlaku bagi mereka yang bekerja di bawah kantor presiden dan dewan kementerian Rusia.

Langkah ini diambil kurang dari setahun setelah Kremlin mengumumkan besaran gaji Valdimir Putin. Sang Presiden, yang mengaku menjalani hidup hemat, mendapatkan gaji lebih rendah dari para menterinya pada 2013.

Perekonomian Rusia memburuk akibat sanksi yang diterapkan negara-negara Barat terkait peran negeri itu dalam mendukung pemberontak separatis di wilayah timur Rusia.

Krisis ekonomi Rusia diperparah dengan menurunnya harga minyak dunia yang berujung para anjloknya nilai tukar rubel hingga 50 persen terhadap dollar AS pada Desember.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X