Pengemudi Mobil Tabrak dan Tikam Pejalan Kaki dI Jerusalem

Kompas.com - 06/03/2015, 18:05 WIB
Tim paramedis membawa seorang korban aksi penabrakan mobil di Jerusalem, Jumat (6/3/2015). Sebelumnya, seorang pemuda menabrakkan mobilnya ke arah para pejalan kaki di Jerusalem sebelum mencoba menikam mereka. STR / AFPTim paramedis membawa seorang korban aksi penabrakan mobil di Jerusalem, Jumat (6/3/2015). Sebelumnya, seorang pemuda menabrakkan mobilnya ke arah para pejalan kaki di Jerusalem sebelum mencoba menikam mereka.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com — Seorang pengemudi menabrakkan mobilnya ke arah para pejalan kaki di Jerusalem, Jumat (6/3/2015), sebelum mencoba menikam para pejalan kaki tersebut.

Serangan yang serupa dengan insiden tahun lalu itu mengakibatkan setidaknya empat orang terluka. Demikian keterangan kepolisian setempat.

"Seorang pemuda menabrakkan mobilnya (ke arah pejalan kaki), lalu keluar dari mobilnya dan mencoba menusuk para pejalan kaki. Dia kemudian dilumpuhkan seorang penjaga keamanan bersenjata," ujar juru bicara kepolisian Israel, Luba Samri.

Luba menambahkan, insiden tersebut terjadi di luar sebuah pos polisi perbatasan yang membagi Jerusalem menjadi dua kawasan barat dan timur.

Insiden ini mengingatkan pada kejadian serupa pada Oktober dan November tahun lalu. Saat itu beberapa warga Palestina menabrakkan mobil mereka ke sekelompok pejalan kaki hingga menewaskan beberapa orang. Dalam insiden yang terjadi tahun lalu itu, para pelaku penabrakan ditembak mati aparat keamanan Israel.

Insiden ini semakin memanaskan situasi di Jerusalem menjelang pemilihan umum sela dan terjadi sehari setelah seorang pemimpin Palestina mengatakan bahwa negeri itu akan memutuskan kerja sama keamanan antara Israel dan wilayah pendudukan di Palestina.



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X