Kompas.com - 05/03/2015, 18:25 WIB
EditorErvan Hardoko
MUMBAI, KOMPAS.com - Badan sensor India, Kamis (5/2/2015), mengatakan melarang rilis film kontroversial "Fifty Shades of Grey" meski distributor film menawarkan versi lebih "lembut" dari film erotis tersebut.

Kepala Badan Pusat Sertifikasi Film (CBFC)India yang sangat berkuasa mengatakan film buatan Amerika Serikat itu tidak lolos sensor namun bisa mencoba kembali.

"Film itu tidak lolos sensor, namun bukan pertama kali sebuah film tak lolos sensor dalam langkah pertama," kata Kepala CBFC Shravan Kumar kepada kantor berita Press Trust of India (PTI).

"Tema film itu yang membuatnya tak lolos. Dalam fase kedua anggota komite yang lebih banyak akan mengevaluasi film tersebut," lanjut Kumar.

Seorang sumber di Universal Pictures mengatakan film tersebut tak lolos sensor di India setelah kalah dalam pemungutan suara dengan kedudukan 4-1. Sumber itu mengatakan versi film yang ditayangkan untuk komite sensor sudah diperlembut dengan sejumlah adegan telanjang dihilangkan.

"Langkah kami selanjutnya adalah membawa film ini ke komite revisi. Penundaan ini jelas merugikan kami dan mendorong pembajakan," ujar sumber yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Meski mendapat kritik beragam, film erotis yang menceritakan kisah hubungan miliarder Christian Grey (Jamie Dornan) dengan seorang mahasiswi penggemar sadomasokisme Anastasia Steele (Dakota Johnson) menjadi salah satu film terlaris di dunia saat ini.

Film yang didasari novel karya penulis Inggris EL James yang terbit pada 2011 itu mejadi yang terlaris pada Februari di Amerika Utara namun di beberapa negara film ini dilarang diputar.
Sementara novel yang mendasari film ini juga merupakan buku yang sangat digemari dengan catatan penjualan mencapai 100 jutu kopi hingga saat ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.